Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinsos Aceh beri bantuan kaki palsu kepada 56 penyandang disabilitas

📅 Kamis, 14 Nov 2024, 17:12 WIB | Oleh:
Dinsos Aceh beri bantuan kaki palsu kepada 56 penyandang disabilitas Doc: ANTARA/HO-Dinas Sosial Aceh
Ket. Sejumlah penyandang disabilitas mengikuti pengukuran kaki palsu di Kantor Dinas Sosial Aceh, Banda Aceh, Kamis (14/11).

Banda Aceh -- Dinas Sosial Aceh memberi bantuan kaki palsu kepada 56 penyandang disabilitas di provinsi paling barat Indonesia itu, dalam upaya membantu kelompok rentan ini meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup.

Kepala Dinas Sosial Aceh Muslem Yacob di Banda Aceh, Kamis, mengatakan pemberian bantuan kaki palsu ini perintah langsung Pj Gubernur Aceh Safrizal kepada dirinya beberapa waktu lalu, sehingga saat ini sudah mulai dilakukan pengukuran bagi para penerima manfaat.

“Alhamdulillah dengan anggaran yang tersedia di perubahan bisa dikaver 50 orang dan berkat kerja keras dari jajaran di Bidang Rehabilitasi Sosial bisa ditambah enam orang lagi penerima,” katanya.

Ia menjelaskan kegiatan ini komitmen Pemerintah Aceh dalam memberikan dukungan dan bantuan kepada para penyandang disabilitas berupa kaki palsu, yang diharapkan dapat meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup.

Muslem berharap, melalui program tersebut setiap penerima manfaat dapat memperoleh kaki palsu yang nyaman, fungsional, dan sesuai dengan kondisi masing-masing.

Perhatian bagi warga disabilitas menjadi fokus pemerintah untuk terus menciptakan aksesibilitas yang lebih baik bagi penyandang disabilitas serta membantu kelompok ini dalam meraih kembali kemandirian dan kualitas hidup yang baik.

“Setelah selesai pengukuran, cetakan kaki palsu akan diserahkan pada awal Desember nanti,” ujarnya.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Aceh Isnandar mengatakan saat ini sedang dalam tahapan pengukuran yang diikuti para penyandang disabilitas berasal dari 13 kabupaten/kota di provinsi itu, di antaranya Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Nagan Raya, Pidie Jaya, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tengah, Simeulue, Aceh Besar, Banda Aceh, dan Subulussalam.

“Kegiatan yang bersumber dari anggaran Pemerintah Aceh ini dimaksud dalam rangka membangun masyarakat inklusi dan sumber daya manusia disabilitas yang unggul di Aceh,” ujarnya.

Pengukuran ini berlangsung selama dua hari, sejak Rabu (13/11). Khusus bagi warga dari daerah Kepulauan Simeulue, Dinsos Aceh memberikan tambahan waktu satu hari pada Jumat (14/11) mengingat jadwal transportasi, jarak, dan waktu tempuh yang jauh.

“Kita juga menyediakan konsumsi dan tenda bagi peserta yang ingin beristirahat sambil menunggu antrean pengukuran,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Kemenhub Percepat Persiapan Reaktivasi Bandar Udara Husein

20 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Daerah
Kemenhub Percepat Persiapan...

Mulai 1 Juli, PELNI Lakukan Penyesuaian Tarif Angkutan Muatan

22 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Mulai 1 Juli, PELNI Lakukan...
Nasional
SPBU BP Umumkan Harga Gasoi...
Nasional
Pertamina Patra Niaga Umumk...
Messi Terancam, Posisi Top Skor Piala Dunia Disamai Mbappe

Messi Terancam, Posisi Top Skor Piala Dunia Disamai Mbappe

01 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.