Warga Sekitar Mengaku Tidak Curiga Keberadaan Kebun Ganja di Cengkareng
📅 Rabu, 13 Nov 2024, 18:00 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Risky Syukur
JAKARTA - Warga Cengkareng di sekitar kebun ganja mengaku selama ini tidak merasa curiga dengan aktivitas penghuni yang beralamat di RT/RW 02/16 Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.
"Saya enggak pernah curiga dengan aktivitas penghuninya. Karena saya pantau di CCTV juga kan, ada depan rumah. Tetapi tidak pernah lihat," kata Sekretaris RT 02 RW 16 Kapuk, Sutarso kepada wartawan di lokasi, Rabu.
Selain itu, Sutarso juga menyebut penghuni rumah tersebut juga bergaul dengan warga sekitar.
"Kalau saya lihat tiap hari ada nongkrong, aktivitasnya ya nongkrong," ucap Sutarso.
Meskipun demikian, Sutarso mengaku rumah tersebut tidak pernah didatangi tetangga.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Enggak ada tetangga yang bertamu," tutur Sutarso.
Mengenai keamanan sekitar, Sutarso mengaku selama ini ada lima orang petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang rutin berkeliling di lokasi.
"Kalau penjagaannya alhamdulillah kami di wilayah itu Linmas-nya juga sampai lima orang. Tiap malamnya itu jaga tiga, gantian tiap malamnya. Selama ini aman, kecuali hari ini baru kejadian," tutur Sutarso.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pantauan ANTARA di lokasi pada pukul 16.03 WIB sejumlah pot yang sudah ditanami tanaman ganja setinggi 30 sentimeter hingga dua meter ditempatkan di teras rumah tempat penggerebekan.
Pada masing-masing tanaman ganja tersebut, terpasang penanda barang bukti narkoba berupa secarik kertas berwarna merah muda bertuliskan keterangan kepolisian.
Terhitung delapan pot ganja yang dipajang di depan rumah sebagai etalase barang bukti penggerebekan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!