Kekeringan di Jantung Perkebunan Saffron Yunani yang Rugikan Petani
📅 Sabtu, 09 Nov 2024, 02:50 WIB | Oleh: Tim PenulisPada era ‘80-an, menurut koperasi regional, total produksi saffron di daerah tersebut mencapai 12 ton. Namun tahun lalu total produksinya hanya lebih dari satu ton saja.
“Jumlah tahunan yang diproduksi terus menurun setiap tahunnya,” kata presiden koperasi, Vassilis Mitsiopoulos.
Pada 2017, koperasi tersebut memproduksi 3,8 ton saffron, sedangkan tahun lalu hanya mencapai 1,1 ton dengan luas lahan yang sama, ungkap dia.
“Iklim semakin menghangat. Hujan turun tidak menentu sepanjang tahun dan pada waktu yang tidak tepat. Menurut saya, salju tidak akan turun sama sekali sekarang ini. Semua itu mengakibatkan berkurangnya hasil panen saffron Kozani,” ucap Mitsiopoulos.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kondisi iklim telah berubah begitu dramatis selama 20 tahun terakhir sehingga pohon zaitun kini tumbuh subur di Kozani, sesuatu yang tidak terpikirkan sebelumnya, kata Mitsiopoulos.
“Jika hasil panen (saffron) terus rendah, saya kira para petani akan meninggalkan ladangnya atau terpaksa pindah ke daerah yang lebih utara,” tutur dia. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!