Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Buntut Aksi Massa, Operasional Truk ke PIK Disetop

📅 Sabtu, 09 Nov 2024, 03:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Buntut Aksi Massa, Operasional Truk ke PIK Disetop Doc: ANTARA/Fauzan

TANGERANG – Untuk meredakan suasana setelah amarah warga atas truk-truk, maka untuk sementara operasionalnya dihentikan. Sementara tak ada truk masuk ke Proyek Strategis Nasional (PSN) di kawasan Pantai Indah Kosambi (PIK) 2, Kabupaten Tangerang.

Penghentian dilakukan oleh Pemkab Tangerang guna menghindari konflik di tengah masyarakat. “Untuk menjaga situasi, kami menertibkan jam operasional truk dengan menghentikan sementara waktu aktivitas truk tanah tersebut,” kata Pejabat Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono, Jumat.

Selain menghentikan aktivitas, saat ini pemkab akan melakukan beberapa langkah pengawasan dengan menambah jumlah posko pemantauan guna mencegah kendaraan tambang kembali melanggar jam operasional. “Kami  juga akan membangun speed trap atau alat pembatas kecepatan untuk mengatur laju truk tanah,” ucap Andi.

1731073604_e91b30b2fb98776fd3c3.jpg

Ilustrasi: Petugas menghalau truk bermuatan tanah saat memasuki kawasan Kota Tangerang di Jalan M.H Thamrin, Kota Tangerang, Banten.

Dalam hal ini, lanjutnya, Pemkab Tangerang segera evaluasi terkait peraturan bupati tentang jam operasional truk tambang. Sementara itu, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menambahkan dari hasil kesepakatan bersama antara warga, pemda, dan Polri, akan dihentikan sementara waktu operasional truk tanah selama tiga hari ke depan, guna menjaga situasi kondusif.

“Saat ini situasi sedang memanas. Wakapolres jadi korban lemparan warga,” ujarnya. Dia dan pemda akan operasi besar-besaran guna menegakkan aturan jam operasional truk.

Sebelumnya, ratusan warga mengadang dan merusak truk-truk tanahuntuk pembangunan PSN  PIK 2, Kamis (7/11). Aksi dilakukan karena kecelakaan lalu lintas dari truk yang menimpa salah satu anak. Belasan truk tambang menjadi sasaran kemarahan warga. Kaca-kaca mobil dihancurkan dan roda dikempeskan. Bahkan satu truk dibakar. Ada juga aksi penjarahan suku cadang truk.

Polres Tangerang Kota menangkap 22 anak yang diduga menyerang petugas saat kerusuhan dan pengadangan truk tambang. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.