Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk ke-8 di Dunia

📅 Selasa, 05 Nov 2024, 09:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk ke-8 di Dunia Doc: ANTARA
Ket. Bus Transjakarta mengangkut penumpang di Halte Tosari, Jakarta, Jumat (2/8/2024).

JAKARTA - Kualitas udara di Jakarta pada Selasa (5/11) pagi masuk kategori tidak sehat dan menempati posisi ke-8 sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.46 WIB, Indeks Kualitas Udara atau  Air Quality Index  (AQI) di Jakarta berada di angka 153 dengan nilai konsentrasi partikel halus PM2.5 berada di angka 59 mikrogram per meter kubik.

Angka konsentrasi PM2.5 tersebut setara 11,8 kali nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kategori tidak sehat memiliki arti berpengaruh terhadap manusia maupun hewan pada kelompok sensitif   serta bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika dengan rentang 100-200.

Kota dengan kualitas udara terburuk urutan pertama yaitu urutan Lahore, Pakistan di angka 407; urutan kedua Delhi, India di angka 406; urutan ketiga Kolkata, India di angka 181; urutan keempat Sarajevo, Bosnia di angka 172; dan urutan kelima Dhaka, Bangladesh di angka 168.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah meluncurkan platform pemantau kualitas udara terintegrasi hasil pantauan di 31 titik Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) tersebar di kota metropolitan tersebut.

Dari SPKU tersebut, kemudian data yang diperoleh ditampilkan melalui platform pemantau kualitas udara sebagai penyempurnaan dari yang sudah ada sebelumnya dan sesuai dengan standar yang berlaku secara nasional.

Laman ini juga menampilkan data dari 31 SPKU di Jakarta yang mengintegrasikan data dari SPKU milik DLH Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), World Resources Institute (WRI) Indonesia dan Vital Strategis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.