Konservatif Inggris Pilih Ketua Perempuan Kulit Hitam Pertama
📅 Senin, 04 Nov 2024, 02:15 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/BENJAMIN CREMEL
LONDON - Partai Konservatif, partai oposisi terbesar di Inggris, memilih mantan menteri bisnis dan perdagangan, Kemi Badenoch, sebagai pemimpinnya. Ia adalah perempuan kulit hitam pertama yang memimpin sebuah partai politik besar di Inggris.
Partai tersebut pada Sabtu (2/11) mengumumkan hasil pemungutan suara partai untuk memilih pengganti mantan Perdana Menteri Rishi Sunak. Badenoch mengalahkan mantan menteri imigrasi, Robert Jenrick.
"Sudah waktunya untuk memberikan partai kita, negara kita, awal baru yang layak mereka dapatkan. Sudah waktunya untuk mulai bekerja. Sudah waktunya untuk memperbarui," ucap Badenoch.
Partai Konservatif menderita kekalahan telak dalam pemilihan umum bulan Juli menyusul serangkaian skandal serta kesalahan, dan tersingkir dari kekuasaan untuk pertama kalinya dalam 14 tahun.
Badenoch yang berusia 44 tahun lahir di Inggris dari orang tua asal Nigeria dan tumbuh di Nigeria sebelum kembali ke Inggris pada usia 16 tahun. Ia dikenal karena pendiriannya yang berhaluan kanan dan sikapnya yang hati-hati dalam menerima imigran serta dalam memperluas hak-hak kaum minoritas seksual.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para pengamat memandang kemenangannya sebagai pendorong partai untuk lebih condong ke kanan.
PM Inggris, Keir Starmer, mengucapkan selamat kepada Badenoch, dengan mengatakan, "Pemimpin kulit hitam pertama dari partai Westminster merupakan saat yang membanggakan bagi negara kita." PM Starmer menambahkan, "Saya berharap dapat bekerja sama dengan Anda dan partai Anda demi kepentingan rakyat Inggris."SB/NHK/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!