Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KWI: Keuskupan Labuan Bajo Harus Bisa Pertahankan Kebudayaan

📅 Sabtu, 02 Nov 2024, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
KWI: Keuskupan Labuan Bajo Harus Bisa Pertahankan Kebudayaan Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Upacara pentahbisan uskup pertama Keuskupan Labuan Bajo Monsinyur (Mgr) Maksimus Regus di Gereja Santu Petrus Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (1/11/2024).

JAKARTA - Ketua Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) Mgr Antonius Subianto Bunyamin menilai bahwa Keuskupan Labuan Bajo harus mampu mempertahankan kekayaan budaya lokal dari benturan ragam budaya luar yang masuk."Yang dibutuhkan di Labuan Bajo ini adalah kecerdasan spiritual di tengah tantangan budaya luar. Keuskupan ini harus bisa menjaga kebijaksanaan lokal sebagai kecerdasan lokal, budaya, dan keluhuran kultural," kata Antonius, seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (2/11).Ia lalu menyampaikan benturan beragam budaya luar yang masuk ke Labuan itu berpotensi menggerus tradisi, moralitas, spiritual, ekonomi yang inklusif, maupun keselamatan ekologis.Hal tersebut disampaikan Antonius usai uskup pertama Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) Mgr. Maksimus Regus ditahbiskan pada Jumat (1/11). Diketahui Keuskupan Labuan Bajo merupakan pemekaran dari Keuskupan Ruteng. Cikal bakal keuskupan baru tersebut dimulai dari proposal yang diajukan Mgr Siprianus Hormat pada tahun 2021, yang kemudian disetujui oleh Tahta Vatikan pada 2022.
Mgr Maksimus Regus dipilih sebagai uskup perdana dan dipercayakan Paus Fransiskus untuk memimpin Keuskupan Sufragan Labuan Bajo tersebut.Maksimus Regus dalam sambutannya setelah pentahbisan mengatakan bahwa Keuskupan Labuan Bajo hadir tepat waktu di tengah pariwisata di tempat tersebut yang berkembang pesat. Keuskupan tersebut, kata dia, menjadi jawaban sekaligus pintu gerbang yang bakal memadukan budaya, iman, dan beragam masyarakat dalam satu persimpangan spiritual.
"Kami ingin memperkuat persekutuan yang inklusif, menjadi mencusuar harapan dan iman bagi semua yang datang ke Labuan Bajo. Di tengah segala tantangan tersebut, kami juga harus membangun fondasi baru, baik fisik, spiritual, maupun pastoral," kata dia.
Sebelum ditahbiskan menjadi uskup, Maksimus Regus telah menjalani serangkaian kegiatan. Di antaranya, bersilaturahimke Sekretariat Nahdlatul Ulama (NU) Labuan Bajo, mengadakan kegiatan sosial karitatif pembagian sembako, hingga kegiatan bernuansa ekologis, seperti rehabilitasi terumbu karang dan penanaman pohon.Rangkaian kegiatan tersebut sejalan dengan lima prinsip (5P), yaitu perdamaian (peace), kesejahteraan (prosperity), manusia (people), bumi (planet), dan kemitraan (partnership), yang senantiasa harus diperjuangkan untuk menghadirkan perdamaian dan kesejahteraan secara luas untuk masyarakat setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sepekan Pascagempa, Tim PU Sisir Puluhan Titik Kerusakan di Flores
    Preview komentar:
    Berapa WA tiktok shop? Nomor WhatsApp resmi TikTok shop ...
    Berapa WA tiktok shop? Nomor WhatsApp resmi TikTok shop ...
  • RI Pacu Pembangunan PLTS 30 GW Nasional
    Preview komentar:
    Bagaimana menghubungi WA Neo bank? Ini dia, Untuk menghubungi ...
    Bagaimana menghubungi WA Neo bank? Ini dia, Untuk menghubungi ...
  • Tangerang Menjadi Contoh Keteladanan Nasional Soal Pemeriksaan TBC
    Preview komentar:
    Bagaimana menghubungi WA Neo bank? Ini dia, Untuk menghubungi ...
    Bagaimana menghubungi WA Neo bank? Ini dia, Untuk menghubungi ...
Daerah
Korban KLM Pantes Bertambah...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.