Trump Tegaskan Akan Membuat Amerika Serikat Hebat Lagi
📅 Jumat, 01 Nov 2024, 00:05 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: ISTIMEWA
WASHINGTON - Calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, baru-baru ini menegaskan kembali rencananya untuk membuat Amerika hebat kembali, saat pemilihan presiden 2024 memasuki hari-hari terakhir. Bersama pembawa acara Fox News, Sean Hannity, di Mar-a-Lago, Trump mengulangi janji kampanye yang sama yang telah dibuatnya selama ini, untuk mengamankan perbatasan, memperbaiki ekonomi dan sistem imigrasi, serta memanfaatkan tarif terhadap negara asing.
Calon presiden dari Partai Republik untuk tahun 2024 itu mengatakan pemerintahan keduanya yang potensial akan berbeda karena, sekarang, ia mengenal semua orang di Washington. "Saya tidak mengenal siapa pun (selama masa jabatan pertamanya). Saya bukan orang Washington. Saya jarang ada di sana," kata Trump pada hari Rabu (30/10).
"Saya mengenal semua orang (sekarang). Saya mengenal yang baik, yang kuat, yang lemah, yang bodoh. Saya kenal, saya mengenal semua orang, dan kita akan membuat negara ini hebat lagi, dan kita harus menyelamatkan negara kita," tambahnya.
Penarikan Pasukan
Ia menentang pemerintahan Biden-Harris atas penanganannya terhadap penarikan pasukan AS dari Afghanistan, rekor penyeberangan perbatasan, dan kebijakan luar negeri yang lemah, dengan menunjuk pada perang Russia melawan Ukraina dan perang Israel melawan Hamas, sekali lagi mengeklaim keduanya tidak akan pernah dimulai jika ia berada di Gedung Putih.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita akan dihormati lagi. Kita akan membuat Amerika hebat lagi. Dan tidak ada hal lain di dunia ini yang lebih ingin saya lakukan. Saya tidak ingin berada di pantai yang indah. Saya tidak ingin duduk di hotel yang jauh di mana sangat bagus dan menonton televisi atau melakukan sesuatu.
Saya ingin melakukan apa yang sedang saya lakukan," kata Trump. Mantan presiden tersebut berangkat ke rapat umum di Green Bay, Wisconsin, pada hari Rabu, dengan truk sampah setelah Presiden Biden menyebut pendukung Trump sebagai "sampah".
Gedung Putih membantah Biden merujuk pada pendukung Trump dan malah berusaha menyalahkan komedian Tony Hinchcliffe, yang menyebut Puerto Riko pada akhir pekan sebagai "pulau sampah terapung" di rapat umum Trump di Madison Square Garden.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Hari ini saya menyebut retorika kebencian tentang Puerto Riko yang dilontarkan oleh para pendukung Trump di rapat umum Madison Square Garden sebagai sampah, yang merupakan satu-satunya kata yang dapat saya pikirkan untuk menggambarkannya.
Demonisasinya terhadap orang Latin tidak dapat diterima. Itu saja yang ingin saya katakan. Komentar-komentar di rapat umum itu tidak mencerminkan siapa kita sebagai sebuah bangsa," tulis sebuah cuitan pada Selasa malam dari akun X Biden.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!