Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Wakil Ketua DPRD Bekasi Bukan Politisasi

📅 Jumat, 01 Nov 2024, 03:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasus Wakil Ketua DPRD Bekasi Bukan Politisasi Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Samuel (kemeja putih) mengantarkan tersangka Wakil Ketua DPRD berinisial SL menuju mobil tahanan untuk dibawa ke Lapas Kelas IIA Cikarang pada Selasa (29/10).

BEKASI - Wakil Ketua DPRD Bekasi, SL, ditetapkan sebagai tersangka penerima suap atau gratifikasi. "Jadi, ini bukan politisasi," tandas Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Samuel, di Bekasi, Kamis (31/10).

Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi memastikan tidak ada unsur politik saat menetapkan tersangka SL tersebut. Dia diduga melakukan tindak pidana korupsi menerima gratifikasi atau suap. "Kami pastikan tidak ada unsur kriminalisasi maupun unsur politik dalam kasus ini. Semua tahapan sudah sesuai ketentuan perundang-undangan," jelas Samuel.

Menurutnya, tindakan penetapan tersangka terhadap Wakil Ketua DPRD ini oleh jaksa penyidik pada hari Selasa (29/10) lalu, benar-benar berdasarkan bukti permulaan yang cukup.

Hal ini sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana. Maka, tidak dibuat-buat dalam menetapkan SL sebagai tersangka. Semua ada bukti permulaan yang cukup.

Jaksa penyidik telah melakukan penyidikan terhadap dugaan gratifikasi dan atau suap tersebut sejak 11 Agustus 2023. Penyidikan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan yang diterbitkan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi. Maka, ini jauh sebelum pemilihan umum (pemilu) maupun pemilihan umum kepala daerah (pilkada) 2024 dimulai.

Berdasarkan hasil penyidikan tersebut, RS yang merupakan pihak swasta atau kontraktor telah ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 31 Oktober 2023. Dia ditetapkan sebagai tersangka karena diduga member gratifikasi dan atau suap kepada SL. "RS diduga telah member suap atau gratifikasi," tambah Samuel. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.