Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPS: Konser Bruno Mars dan Kunjungan Paus Dongkrak Kenaikan Wisnus

📅 Jumat, 01 Nov 2024, 14:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPS: Konser Bruno Mars dan Kunjungan Paus Dongkrak Kenaikan Wisnus Doc: ANTARA/M. Baqir Idrus Alatas
Ket. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dalam acara "Jumpa Pers Indeks Harga Konsumen Oktober 2024" di Jakarta, Jumat (1/11/2024).

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada September 2024 mengalami lonjakan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya, didorong oleh berbagai acarabesar seperti konser Bruno Mars dan kunjungan Paus Fransiskus.

Dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (1/11), Plt Kepala BPS Amalia Adininggar mengatakan bahwa pada September 2024, jumlah perjalanan yang dilakukan oleh wisatawan nusantara mencapai 83,36 juta perjalanan, lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat 75,88 juta perjalanan. Jumlah ini juga naik 38,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Amalia menyebut ada beberapa kegiatanyang menjadi pendorong peningkatan jumlah perjalanan wisnus di beberapa provinsi.

Pada September, kenaikan jumlah perjalanan wisnus relatif besar terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan DKI Jakarta, yang masing-masing mengalami kenaikan sebesar 22,07 persen, 18,93 persen, dan 21,36 persen dibandingkan Agustus 2024.

Sejumlah agenda acara yang mendorong jumlah kunjungan wisnus di provinsi-provinsi tersebut, antara lain konser musik Bruno Mars dan kunjungan Paus Fransiskus di Jakarta.

Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 yang diadakan pada September 2024 di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara juga disebut menjadi pendorong kunjungan wisnus di dua provinsi tersebut.

Berdasarkan provinsi asal, jumlah perjalanan wisnus tertinggi pada September 2024 berasal dari provinsi Jawa Barat (15,70 juta perjalanan), dengan kontribusi sebesar 18,83 persen dari
total perjalanan wisnus di Indonesia. Selain itu, Jawa Timur dan Jawa Tengah juga mencatat jumlah perjalanan wisnus yang cukup tinggi, masing-masing sebanyak 14,50 juta perjalanan dan 10,57 juta perjalanan.

Adapun jumlah perjalanan wisnus secara kumulatif dari Januari--September 2024 telah mencapai 757,96 juta perjalanan, meningkat 21,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2023.

Jumlah tersebut juga telah melampaui jumlah perjalanan wisnus sepanjang 2019 atau saat sebelum pandemi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
LRT Jabodebek Targetkan 30 ...
Olahraga
Marc Marquez Menangi MotoGP...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.