Hujan Bantu Lautan Menangkap Lebih Banyak Karbon
📅 Kamis, 31 Okt 2024, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoKemampuan untuk mengukur proses skala kecil ini di antarmuka udara-laut akan meningkatkan kemampuan ilmuwan untuk memodelkan aliran karbon antara atmosfer dan laut, kata dia.
Melacak Pola
Bagian penting dari penelitian ini adalah model yang dikembangkan oleh rekan penulis Hugo Bellenger, yang melacak perubahan salinitas yang disebabkan oleh hujan di permukaan laut. "Model fisik untuk permukaan laut pertama kali dikembangkan pada tahun 1960-an," kata Bellenger, seorang pemodel iklim di Laboratoire de Météorologie Dynamique di Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis (CNRS).
"Namun, meskipun mereka melacak perubahan suhu dengan baik, (sebelumnya) tidak ada pengukuran padanan salinitasnya," ucap dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Model tersebut, kata Bellenger, memungkinkan para peneliti untuk menggambarkan di mana hujan memiliki dampak terkuat. Turbulensi dan pengenceran memainkan peran penting di daerah tropis, yang dicirikan oleh hujan lebat dan angin lemah.
Efek pengendapan basah juga signifikan di daerah tropis, serta di daerah lain dengan curah hujan lebat, seperti jalur badai dan Samudra Selatan. Baginya, hal ini cukup mengejutkan.
"Kami menduga hujan akan meningkatkan penyerapan karbon di daerah tropis. Ternyata hujan juga dapat berdampak nyata di wilayah dengan garis lintang lebih tinggi," kata Parc.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tatiana Ilyina, ilmuwan Bumi dan pemodel siklus karbon di Universität Hamburg yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, mengatakan penelitian tersebut mengukur dampak yang sejauh ini belum dipertimbangkan dalam estimasi anggaran karbon global berbasis observasi atau model. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!