Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dukung Keselamatan dan Keamanan Masyarakat dari Kebakaran, Produsen Alat Pemadam Api Perkuat SNI

📅 Rabu, 30 Okt 2024, 17:13 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Dukung Keselamatan dan Keamanan Masyarakat dari Kebakaran, Produsen Alat Pemadam Api Perkuat SNI Doc: Istimewa.
Ket. Perusahaan penyedia Alat Pemadam Api, PT Tulip Tonata Indonesia (Tonata) berupaya untuk meningkatkan mutu produknya sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) SNI 180-1:2022 yang ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) demi menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat dari kebakaran.

JAKARTA - Perusahaan penyedia Alat Pemadam Api, PT Tulip Tonata Indonesia (Tonata) berupaya untuk meningkatkan mutu produknya sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) SNI 180-1:2022 yang ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) demi menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat dari kebakaran. Pentingnya SNI ini, mengingat, saat musim panas seperti sekarang, kerap terjadi kebakaran.

"Kami menyambut baik dan sangat mendukung penetapan standar nasional untuk Alat Pemadam Api Portabel. Fungsinya ini sangat vital, karena itu dibutuhkan kualitas dan standar khusus," papar Denny Solaiman, Sales Manager Tonata dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah menetapkan 31 Standar Nasional Indonesia (SNI) lingkup pemadam kebakaran. Dari 31 SNI tersebut diantaranya, SNI 180-1:2022 Alat Pemadam Api Portabel (APAP).

SNI 180-1:2022 merupakan standar yang ditetapkan untuk produk Alat Pemadam Api Portabel (APAP). Banyaknya kebakaran yang terjadi di wilayah Indonesia, tentunya perlu menjadi perhatian, baik bagi para pelaku usaha di bidang alat pemadam kebakaran, Sudin Damkar, maupun masyarakat umum.

Berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri, total kejadian kebakaran tahun lalu, sebanyak 13.485 kejadian. Penyebabnya, meliputi 47% karena kelalaian manusia; 15% arus pendek listrik; dan 5% karena kompor/ tabung gas.

Selain produk APAP, Tonata juga memproduksi berbagai Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan variasi isian berupa bubuk, busa (foam), dan gas karbondioksida dan Alat Pemadam Api Berat (APAB) mulai dari ukuran 1 kg hingga 150 kg.

Lebih lanjut, Production Manager Tonata Agus Abdul Latip mengungkapkan, selain pemadam api, bahkan Tonata juga menyediakan, alat safety lalu lintas, seperti cone kerucut jalan, stick cone, convex mirror, aksesoris cone, speed bump, dan scotlight. Sementara alat safety api terdiri dari fire hose, baju pemadam, helm api, dan box hydrant. Sedangkan alat konstruksi tersedia helm, rompi, tongkat lalu lintas, dan rambu jalur evakuasi.

Agus menjelaskan, komitmen Tonata dalam menyediakan alat safety yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia mengacu pada upaya untuk menyediakan produk berkualitas dengan harga juga cukup terjangkau bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.