Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD gandeng BMKG perkuat mitigasi tsunami di Kota Sorong

📅 Rabu, 30 Okt 2024, 16:21 WIB | Oleh:
BPBD gandeng BMKG perkuat mitigasi tsunami di Kota Sorong Doc: ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu
Ket. Kepala BPBD Kota Sorong Herlin Sasabone

Sorong - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong, Papua Barat, bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan simulasi sebagai upaya memperkuat mitigasi tsunami di wilayah itu.Kepala BPBD Kota SorongHerlin Sasabonedi Sorong, Rabu, menjelaskan pada kegiatan itu disimulasikankejadian gempa bumi di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, yang berimbas ke Kota Sorong dengan ketinggian gelombang 0,5 meter.

"Sehingga ini penting dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan dan antisipasi bencana dengan meningkatkan kewaspadaan dan respons terhadap potensi bencana di wilayah Kota Sorong," ucapnya.Hal yang dilakukan BPBD Kota Sorong dalam menghadapi situasi darurat bencana adalah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Peringatan Dini, SOP Pergerakan Perawat, dan SOP Evakuasi.

"Skenario dari kejadian dari jam ke jam itu langsung ditindaklanjuti dengan tindakan apa yang dilakukan BPBD. Jadi mulai dari peringatan dini adanya gempa, belum dikeluarkan potensi tsunami, kemudian peringatan dini kedua ada potensi tsunami dengan ketinggian gelombang bisa sampai 0,5 meter, lalu kita laporkan ke Wali Kota Sorong untuk lakukan evakuasi," beber Herlin.

Dia menyebutkantempat evakuasi yang telah ditetapkan di dalam dokumen gempa bumi dan tsunami ada pada enam kelurahan di Kota Sorong, antara lain Kelurahan Klawasi tepatnya di lokasi pemakaman umum, karena daerahnya berada di dataran tinggi.

Kemudianbangunan bertingkat seperti sekolah dan perkantoran menjadi tempat untuk evakuasi masyarakat jika terjadi tsunami.

"Kami berharap tidak sampai terjadi tsunami, karena dari sembilan potensi bencana di Kota Sorong, delapan sudah terjadi, hanya potensi tsunami yang belum terjadi," kataHerlin.

Melalui simulasi ini, kata dia, BPBD bisa terlatih dan lebih siap lagi jika suatu saat tsunami terjadi di Kota Sorong.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.