Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korban Tewas Akibat Badai di Filipina Naik Jadi 100

📅 Senin, 28 Okt 2024, 02:19 WIB | Oleh:
Korban Tewas Akibat Badai di Filipina Naik Jadi 100 Doc: AFP/ZALRIAN SAYAT
Ket. Evakuasi Warga | Anggota tim SAR sedang mengevakuasi sebuah keluarga yang rumahnya tergenang banjir setelah badai Trami menerjang Kota Bula di Provinsi Camarines Sur, Filipina, pada Sabtu (26/10). Hingga saat ini bencana badai ini dilaporkan telah merenggut 100 jiwa di Filipina.

MANILA - Tim penyelamat di Filipina pada Minggu (27/10) dilaporkan harus melakukan penyelaman ke danau dan menyisir desa-desa terpencil untuk mencari puluhan orang yang hilang akibat badai tropis Trami. Langkah itu diambil setelah jumlah korban tewas akibat badai itu kini mencapai 100 orang.

Trami, yang menghantam Filipina pada 24 Oktober, merupakan salah satu badai paling mematikan yang melanda negara Asia tenggara tersebut pada tahun ini. Menurut badan bencana nasional, badai itu menyebabkan lebih dari setengah juta orang mengungsi dan sedikitnya 36 orang masih hilang.

Polisi di wilayah Bicol, yang paling parah terkena dampak badai, melaporkan 38 kematian. Sebagian besar korban meninggal akibat tenggelam.

"Kami masih menerima banyak panggilan dan kami berusaha menyelamatkan sebanyak mungkin orang," kata direktur polisi regional Bicol, Andre Dizon, kepada AFP. "Semoga tidak ada lagi korban tewas," imbuh dia seraya mengatakan bahwa banyak penduduk di Provinsi Camarines Sur masih terjebak di atap dan lantai atas rumah mereka. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kejati Sumbar Bantah Tuding...
Ekonomi
Indonesia Bisa Lolos Middle...
Indonesia Bisa Lolos Middle Income Trap, Berikut Kuncinya dari Pakar UI

Indonesia Bisa Lolos Middle Income Trap, Berikut Kuncinya dari Pakar UI

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.