Bakamla Usir Kapal Penjaga Pantai Tiongkok yang Ganggu Survei Energi Pertamina
📅 Kamis, 24 Okt 2024, 21:46 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo STiongkok biasanya mengatakan penjaga pantainya beroperasi secara sah untuk mencegah pelanggaran teritorial di perairannya.
Pada tahun 2021, kapal-kapal dari Indonesia dan Tiongkok saling membayangi selama berbulan-bulan di dekat anjungan minyak bawah laut yang tengah melakukan penilaian sumur di Laut Natuna. Tiongkok saat itu mendesak Indonesia untuk menghentikan pengeboran di wilayahnya.
Peristiwa terbaru terjadi saat Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, bertemu duta besar Tiongkok di Jakarta pada 24 Oktober.
Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa Sjafrie berharap dapat meningkatkan kerja sama pertahanan dengan Tiongkok, termasuk latihan bersama. Kementerian itu tidak menyebutkan insiden maritim minggu ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!