Setelah Penantian 8 Tahun, RAN Rilis Album ke-6 Bertajuk 'Teater Nestapa'
📅 Rabu, 23 Okt 2024, 16:30 WIB | Oleh: Rivaldi Dani RahmadiDari kacamata band yang sudah mapan, RAN dilengkapi privilege untuk bisa memilih orang yang cocok diajak bekerjasama mewujudkan ide yang mereka pikirkan di kepala. Proses produksi Teater Nestapa menunjukan ini.
"Bersyukur bisa punya keleluasaan model begitu. Karena kami tahu betul visi untuk setiap karya yang kami buat. Tidak ada batasan membuat kami bisa mewujudkan visi tersebut," kata Asta.
"Kayaknya ini waktu yang tepat juga untuk coba berpartner dengan produser-produser yang kebetulan juga cukup kenal baik dengan RAN. Jadi, kurang lebih, mereka sudah tahulah karakter, DNAnya RAN seperti apa. Jadi, ketika mencoba untuk menyisipkan rasa baru di situ, kita yakin mereka nggak bakal merusak corenya RAN," lanjut Nino.
"Teater Nestapa" juga dibuat dengan melakukan sesi workshop yang lebih santai dan tidak monoton digarap di dalam studio. Tiga orang personil RAN memutuskan untuk keluar dari Jakarta dan menemui lingkungan baru guna berkreasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami ke villa di Bogor dan Bali. Waktunya terbatas, karena selalu bentrok sama manggung dan kesibukan pribadi lainnya, tapi berhasil intens workshop sekitar 2-3 hari di masing-masing kota," cerita Rayi.
"Mungkin ini menjadi kegiatan seru yang membuat kami banyak melakukan eksplorasi dari segi musik dan secara nggak langsung bikin pendewasaan di dalam album ini. Juga ketemu, tanpa disadari, sama pesan tersirat, 'Tidak apa menghilang sebentar dari kebisingan kota untuk menenangkan diri.' Kami melakukan itu untuk menghilangkan rasa jenuh dan monoton dan Teater Nestapa berhasil diselesaikan," tambah Nino lagi.
Dari sisi lagu, di album ini, selain produser yang beragam serta proses penggarapan yang tidak seperti biasanya, RAN juga mengajak Salma Salsabil di lagu Hey! Tunggu Dulu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Suara dia bikin lagunya jadi komplit dan lebih berwarna. Bisa aja dibawain bertiga, tapi dia missing puzzle yang bikin lagu ini jadi ok," jelas Rayi.
Teater Nestapa juga melibatkan sebuah orkestra visual. Sesuai dengan konsep film yang diemban.
Pada 8 Oktober 2024 lalu, sebuah film pendek yang berfungsi sebagai trailer berdurasi delapan menit dirilis di Youtube. Film pendek ini disutradarai oleh Senry Alvin, ceritanya ditulis oleh Aco Tenriyagelli dan diperankan oleh Reza Rahadian. Masing-masing judul lagu dari Teater Nestapa dipresentasikan dalam adegan-adegan film ini. Selain itu, "Teater Nestapa" juga dilengkapi dengan rencana besar yang mengikutinya.
"Kita ingin bikin showcase untuk album ini. Mungkin juga tur, film dan beberapa ide lain," pungkas RAN.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!