Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Sebut Petugas Penanggulangan Bencana Masih Mendata Dampak Gempa

📅 Selasa, 22 Okt 2024, 23:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Sebut Petugas Penanggulangan Bencana Masih Mendata Dampak Gempa Doc: ANTARA/HO-BMKG
Ket. Pusat gempa bumi M5.0 (update M4.7) di koordinat 7,84 derajat Lintang Selatan, 108,31 derajat Bujur Timur berlokasi di laut pada jarak 25 km barat daya Kabupaten Pangandaran di kedalaman 69 km.

Sukabumi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan pihaknya mengerahkan petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) untuk melakukan asesmen atau pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi, Jabar antisipasi adanya dampak gempa M5.0 yang berpusat Kabupaten Pangandaran, Selasa.

"Hingga pukul 22.00 WIB, kami belum menerima informasi adanya kerusakan dari petugas di lapangan dampak gempa yang terjadi pada pukul 19:43 WIB tersebut," kata Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna di Sukabumi, Selasa.

Menurut Daeng, sebagian masyarakat di Kabupaten Sukabumi merasakan getaran gempa bumi tersebut, bahkan dari pantauan di lokasi banyak warga yang keluar rumah.

Namun demikian, tidak terjadi kepanikan di masyarakat beberapa saat setelah gempa, warga kembali masuk ke rumah dan beraktivitas seperti biasa.

Selain itu, hingga saat ini kondisi di lapangan tetap kondusif. Pihaknya pun mengimbau warga untuk tetap waspada dan tidak panik jika terjadi gempa susulan seperti segera berlari ke luar rumah dan menjauhi bangunan atau berlindung di bawah tempat tidur, meja atau benda yang bisa menahan dari reruntuhan puing bangunan.

Kemudian segera melapor kepada petugas terdekat, baik itu ketua RT/RW, petugas penanggulangan bencana, pemerintah atau aparat keamanan lainnya jika ada dampak kerusakan atau timbul korban luka maupun jiwa.

Senada dengannya, Kepala pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sukabumi Novian Rahmat menambahkan untuk di wilayah Kota Sukabumi pihaknya belum menerima laporan dari Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kota setempat terkait adanya kerusakan bangunan akibat terdampak gempa.

"Pendataan masih terus kami lakukan dan kami mengimbau warga jika menjadi korban atau mengetahui ada rumah maupun fasilitas lainnya yang rusak akibat gempa untuk segera melapor agar bisa dengan cepat ditindaklanjuti," tambahnya.

Sesuai data BMKG gempa M5.0 (update M4,7) tersebut berada di koordinat 7,84 derajat Lintang Selatan, 108,31 derajat Bujur Timur berlokasi di laut pada jarak 25 km barat daya Kabupaten Pangandaran di kedalaman 69 km tidak berpotensi tsunami.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...

Calon Sekolah Adiwinata Bekasi Memasuki Penilaian Akhir

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Calon Sekolah Adiwinata Bek...
Nasional
Pesantren Jadi Pusat Ekonom...
Olahraga
Persija Jakarta Rekrut Fran...
Luar Negeri
Putin Beri Instruksi Mengej...
Advertisement
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.