Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menlu Retno Sebut RI dan Korea Selatan Mitra Strategis Jaga Kestabilan Kawasan

📅 Sabtu, 19 Okt 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menlu Retno Sebut RI dan Korea Selatan Mitra Strategis Jaga Kestabilan Kawasan Doc: ANTARA/Nabil Ihsan
Ket. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan pernyataannya via rekaman video dalam agenda di Jakarta, Jumat.

Jakarta - Menteri Luar NegeriRI Retno Marsudi menegaskan pentingnya peran Indonesia dan Korea Selatan sebagai mitra strategis dalam mewujudkan kekuatan bersama untuk mempertahankan perdamaian dan stabilitas kawasan Asia-Pasifik.

"Di tengah dinamika geopolitik saat ini, Indonesia dan Korea Selatan harus jadi kekuatan positif yang membantu mengurangi ketegangan kawasan," ucap Menlu RI via rekaman video yang disiarkan pada Jumat.

Pernyataan terseut disampaikan Retnokepada hadirin Kuliah Umum Menteri Luar Negeri Korea Selatan periode 2022--2024 Park Jin oleh Universitas Prasetiya Mulya dan CSIS Indonesia di Jakarta.

Menlu RI meyakini peran untuk menjaga perdamaian dan kestabilan kawasandapat diemban bersama berkat eratnya persahabatan antara kedua negara yang telah mencapai taraf kemitraan strategis khusus.

Terlebih, Indonesia dan Korea Selatan memiliki kesamaan dalam kepentingan ekonomi dan keyakinan bersama pada nilai-nilai demokrasi, hak asasi manusia (HAM), dan supremasi hukum, tutur Retno.

Indonesia dan Korea Selatansebagai sesama negara Asia-Pasifik, menurut dia, harus mampu membangun jembatan serta menciptakan rasa saling percaya antara negara-negara di kawasan.

"Indonesia pun senantiasa siap bekerja sama dengan Korea Selatan dan negara-negara lain di Asia Timur bagi menciptakan kawasan yang inklusif, stabil, dan makmur," kata Menlu RI.

Selain kestabilan kawasan, tantangan masa kini lain yang harus diatasi Indonesia dan Korea Selatan melalui kemitraan strategisnya adalah dalam aspek pemajuan pembangunan hijau dan transisi energi.

Korea Selatan, kata Retno, berhasil memacu industrialisasi dan manufaktur dengan sangat baik dan meraih berbagai macam inovasi berkat kemajuan riset dan teknologi.

Sebaiknya Anda baca juga:

Oleh karena itu, terciptalah "Keajaiban Sungai Han" - pertumbuhan ekonomi pesat pascaperang Korea - yang membuat Korea Selatan mencapai status negara maju dan menjadi kekuatan ekonomi dunia.

Sebagai pemimpin inovasi global dalam aspek teknologi hijau dan ramah lingkungan, Korea Selatan pun wajar menjadi panutan bagi Indonesia dalam upaya nasional mencapai target emisi nol.

"Saya harap kolaborasi antara kita dapat memajukan investasi hijau di Indonesia, termasuk melalui pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik dan industri energi terbarukan," ucap Retno.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
BNN Kota Bandung Ajak Masya...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.