Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kuba Alami Pemadaman Listrik Nasional Setelah Pembangkit Listrik Utama Gagal Beroperasi

📅 Sabtu, 19 Okt 2024, 11:33 WIB | Oleh:

"Ini menunjukkan betapa rapuhnya sistem kelistrikan kita... Kita tidak punya cadangan, tidak ada yang bisa menopang negara ini, kita hidup dari hari ke hari."

Bárbara López, 47, seorang kreator konten digital, mengatakan dia "baru bisa bekerja selama dua hari".

"Ini yang terburuk yang pernah saya lihat dalam 47 tahun," katanya. "Mereka benar-benar kacau sekarang... Kami tidak punya listrik atau data seluler."

Perdana Menteri Manuel Marrero menyampaikan pidato kepada publik melalui pesan yang disiarkan televisi pada hari Kamis, menyalahkan memburuknya infrastruktur, kekurangan bahan bakar, dan meningkatnya permintaan atas kegagalan listrik.

"Kelangkaan bahan bakar merupakan faktor terbesar," katanya.

Ketua Persatuan Listrik Nasional (UNE) Alfredo López Valdés juga mengakui pulau itu telah menghadapi situasi energi yang menantang, dengan kekurangan sebagai penyebabnya.

Pemadaman listrik yang berkepanjangan - terutama yang meluas seperti ini - selalu menjadi masa yang menegangkan di Kuba.

Sebagiannya, karena kemampuan untuk tetap menyalakan lampu merupakan masalah ketertiban umum yang potensial bagi Pemerintah Kuba.

Pada bulan Juli 2021, ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan dalam demonstrasi yang dipicu oleh pemadaman listrik selama berhari-hari di sebagian besar wilayah negara.

Keputusasaan yang disebabkan oleh makanan berharga yang terbuang sia-sia di lemari es dan freezer yang hangat diperburuk oleh warga yang harus menjalani hari-hari tanpa AC atau kipas angin langit-langit di tengah panasnya pulau yang menyesakkan.

Di banyak bangunan, pompa listrik mengalirkan air ke keran, jadi tidak ada listrik berarti tidak ada air.

Lebih jauh lagi, tidak adanya bensin di pompa bensin berarti orang tidak dapat bekerja atau menggunakan mobil mereka untuk menyelesaikan masalah dasar atau memenuhi kebutuhan mendesak.

Pemerintah Kuba semakin menyadari bahwa banyak orang di pulau itu telah kehilangan rasa takut untuk berbicara tentang berbagai masalah sehari-hari yang mereka hadapi di pulau itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.