Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Lonjakan Harga, Bangka Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah

📅 Sabtu, 19 Okt 2024, 00:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Lonjakan Harga, Bangka Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah Doc: ANTARA/Ahmadi
Ket. Pemkab Bangka Tengah menggelar GPM untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan murah, Jumat (18/10).

Koba - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar gerakan pangan murah (GPM), untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan harga bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Plt Bupati Bangka Tengah Era Susanto saat meninjau kegiatan GPM di Desa Namang, Jumat, mengatakan gerakan pangan murah dapat membantu kesulitan masyarakat dalam menghadapi lonjakan harga sebagian bahan pokok di tengah kondisi ekonomi yang cukup sulit.

"Kita harapkan masyarakat dapat terbantu karena harga bahan pangan yang ditawarkan ini lebih murah dari harga pasaran," kata Era.

Pihaknya terus berupaya memberikan perhatian kepada masyarakat untuk memastikan agar kebutuhan pokok tidak sulit untuk didapatkan warga.

"Kami berkomitmen menyiapkan program untuk masyarakat agar harga bahan kebutuhan pokok bisa ditekan," ujarnya.

Ia menjelaskan GPM ini merupakan kegiatan yang digelar dengan menjual berbagai kebutuhan pokok, mulai dari cabai, bawang, beras, minyak goreng, gula, sayuran dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.

"GPM ini digelar secara kolaboratif dengan berbagai pihak seperti Bank Indonesia, Bulog, industri-industri pangan lainnya, kemudian juga melibatkan UKM supaya bisa berpartisipasi," ujarnya.

Ia mengatakan GPM digelar sebagai upaya pemerintah dalam merespon kenaikan harga kebutuhan pokok yang sedang dirasakan masyarakat.

"Tentu harapan kami melalui GPM ini bisa membantu masyarakat dalam memperoleh bahan pangan dengan harga murah untuk kebutuhan sehari-hari," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

59 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.