Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bapanas Ungkap Keunggulan Biodiversitas Indonesia dan Potensi Sorgum yang Sarat Gizi

📅 Jumat, 18 Okt 2024, 00:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bapanas Ungkap Keunggulan Biodiversitas Indonesia dan Potensi Sorgum yang Sarat Gizi Doc: ANTARA/HO-Humas Bapanas
Ket. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi (tujuh kiri) bersama Wanita Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), di Jakarta, Rabu (16/10/2024).

Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengungkapkan keunggulan biodiversitas Indonesia dan potensi sorgum sebagai sumber karbohidrat yang sarat gizi.

"Biodiversity Indonesia itu terbesar kedua di dunia, sehingga sebenarnya kesempatan kita untuk meningkatkan ketahanan pangan itu terbuka lebar, termasuk sorgum untuk sumber karbohidrat selain beras," kata Arief dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Dalam suasana peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS), Arief menekankan bahwa tantangan pangan yang diusung dalam HPS tahun ini, yakni "Hak Atas Pangan untuk Kehidupan dan Masa Depan yang Lebih Baik", memiliki relevansi yang erat dengan kondisi Indonesia.

Faktor geografis dan demografis menghasilkan kompleksitas tersendiri bagi ketahanan pangan nasional. Namun di balik tantangan tersebut, Indonesia memiliki biodiversitas terbesar kedua di dunia, sehingga potensi pangan pokok alternatif seperti sorgum, penting untuk terus didiseminasikan secara luas kepada masyarakat.

"Jumlah penduduk kita saat ini sudah 280 juta, terdiri dari 17 ribu pulau yang setiap daerah punya karakteristik climate yang berbeda-beda, sehingga kita punya kompleksitas yang luar biasa," kataArief saat menyampaikan pidato kunci dalam diskusi bertajuk 'Sorgum: Sumber Pertumbuhan Baru Untuk Ketahanan Pangan', yang diadakan Wanita Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

"Di Indonesia timur itu sangat memungkinkan ditanami sorgum secara luas. Ini karena sorgum tidak perlu banyak air seperti halnya padi. Jadinya sumber karbohidrat masyarakat bisa pula dari sorgum," katanya lagi.

Terkait biodiversitas yang dimiliki Indonesia, menurut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Indonesia adalah negara dengan kekayaan biodiversitas tertinggi kedua di dunia dan bisa dikatakan sebagai negara megabiodiversitas.

Pada 2022, Indonesia memiliki skor 0,614, dan Brasil menempati tertinggi pertama dengan skor 0,772.

Sementara dalam himpunan data Bapanas, di Indonesia total terdapat 945 biodiversitas pangan, terdiri dari 77 jenis sumber karbohidrat, 75 jenis sumber protein, 389 jenis buah-buahan, 228 jenis sayuran, 40 jenis bahan minuman, 26 jenis kacang-kacangan, dan 110 jenis rempah dan bumbu.

"Terkait sorgum, jika menilik kandungan gizinya, bisa dikatakan sorgum memiliki kandungan energi, protein, lemak, dan serat yang lebih tinggi dibandingkan beras dan terigu," kataArief pula.

Sorgum pun lebih mudah dicerna sehingga cocok bagi penyintas obesitas, diabetes melitus, dan diet karbohidrat. Dalam 100 gram sorgum bisa mengandung energi 366 kilokalori (kkal); karbohidrat 73 gram; protein 11,0 gram; lemak 3,3 gram; dan serat 1,2 gram.

"Kita ingin pangan itu bukan hanya mencakup ketercukupan, ketersediaan, dan stabilitas harga. Tetapi juga harus memenuhi gizi yang diperlukan oleh kita semua," ujarnya menegaskan.

Baginya, sorgum tidak hanya mengandung karbohidrat, tetapi juga memiliki banyak manfaat lainnya yang baik bagi kesehatan tubuh. Sehingga dia mengajak untuk mengampanyekan keunggulan sorgum secara luas.

Bapanas siap mendukung kampanye sorgum bersama seluruh pemerintah daerah demi penguatan ketahanan pangan yang berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
BNN Kota Bandung Ajak Masya...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.