Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Inovasi, BRIN Gaet Jepang dalam Riset Pemanfaatan Data Spasial Berbasis Radar

📅 Kamis, 17 Okt 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Inovasi, BRIN Gaet Jepang dalam Riset Pemanfaatan Data Spasial Berbasis Radar Doc: ANTARA/HO-BRIN
Ket. Kepala Pusat Riset Geoinformatika BRIN M. Rokhis (kiri).

Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjalin kerja sama dengan Muroran Institute of Technology Jepang dalam bidang pemanfaatan data spasial berbasis Synthetic Aperture Radar (SAR).

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, BRIN dan Muroran Institute of Technology Jepang sepakat untuk meningkatkan dan memperkuat riset kolaborasi pada pemanfaatan SAR untuk pemantauan gambut dan pengembangan Ground-based SAR.

Kerja sama ini juga mencakup pertukaran data dan informasi teknis, penyelenggaraan seminar, lokakarya dan simposium, peningkatan kapasitas SDM, serta publikasi bersama.

"BRIN selama ini telah memanfaatkan data SAR, terutama yang berbasis satelit penginderaan jauh untuk berbagai kebutuhan. Misalnya, untuk mendeteksi adanya deformasi pesisir dan pemantauan fase pertumbuhan padi," kata Kepala Pusat Riset Geoinformatika BRIN Rokhis Komarudin.

Ia menjelaskan, selama ini BRIN telah berkolaborasi dengan berbagai institusi Jepang dalam pemanfaatan data SAR salah satunya lembaga Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) dalam pemanfaatan data satelit ALOS yang berbasis radar.

Sementara itu, Kepala Organisasi Riset Elektronika dan Informatika BRIN Budi Prawara mengatakan, kerja sama ini merupakan lanjutan dari kolaborasi sebelumnya.

"BRIN telah mengembangkan berbagai aplikasi berbasis data satelit penginderaan jauh, antara lain digunakan untuk pemantauan fase pertumbuhan vegetasi, mulai dari fase penanaman hingga panen," ujarnya.

Diketahui, SAR merupakan suatu sensor yang digunakan di beragam peralatan untuk pengambilan data spasial. Sensor tersebut dapat diletakkan pada satelit yang berbasis teknologi luar angkasa maupun berbasis darat dengan menggunakan pesawat tanpa awak.

Penggunaan SAR disebut memiliki kelebihan dibandingkan dengan sensor optik pada satelit. Data yang dihasilkan SAR bukan hanya beresolusi tinggi melainkan juga tidak terpengaruh cahaya matahari dan awan.

Selain itu, SAR juga dapat mendeteksi adanya perubahan tanah seperti pergerakan atau penurunan permukaan, sehingga SAR cocok digunakan untuk mendeteksi adanya tanah longsor di suatu wilayah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.