Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kekeringan di Afrika Akibatkan Jutaan Orang Kelaparan

📅 Kamis, 17 Okt 2024, 02:30 WIB | Oleh:
Kekeringan di Afrika Akibatkan Jutaan Orang Kelaparan Doc: AFP/Phill Magakoe
Ket. Gagal Panen l Tanaman jagung di sebuah pertanian mengering dan gagal panen pada Agustus lalu akibat bencana kekeringan panjang melanda Lesotho. Akibat bencana kekeringan ini Program Pangan Dunia PBB pada Selasa (15/10) lalu telah mengeluarkan peringatan akan terjadinya kelaparan di banyak negara di Afrika bagian selatan.

JOHANNESBURG - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (15/10) memperingatkan bahwa jutaan orang di seluruh Afrika bagian selatan akan menderita kelaparan karena kekeringan bersejarah yang berisiko menyebabkan bencana kemanusiaan berskala penuh.

Lima negara yaitu Lesotho, Malawi, Namibia, Zambia, dan Zimbabwe, sebelumnya telah mengumumkan keadaan bencana nasional dalam beberapa bulan terakhir karena kekeringan telah merusak tanaman dan ternak. Angola dan Mozambik juga terkena dampak parah, kata Program Pangan Dunia PBB (WFP) dalam sebuah pengarahan.

Krisis ini diperkirakan akan semakin parah hingga panen berikutnya yang jatuh pada Maret atau April 2025 mendatang, demikian peringatan badan pangan PBB itu.

"Kekeringan bersejarah yang merupakan krisis pangan terburuk sejauh ini, telah menghancurkan lebih dari 27 juta jiwa di seluruh wilayah," kata juru bicara WFP untuk Afrika selatan, Tomson Phiri. "Sekitar 21 juta anak mengalami kekurangan gizi," imbuh dia.

Phiri menjelaskan bahwa bantuan mendesak dibutuhkan untuk mencegah kekeringan berkembang menjadi bencana kemanusiaan berskala penuh. Kekeringan ini sendiri dipicu oleh fenomena cuaca El Nino yang berulang, yang menyebabkan kondisi kering di beberapa wilayah di dunia dan hujan berlebihan di wilayah lain. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.