Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPU Sulteng akan Gelar Debat Pilkada di Jakarta, Ini Alasannya

📅 Senin, 14 Okt 2024, 10:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
KPU Sulteng akan Gelar Debat Pilkada di Jakarta, Ini Alasannya Doc: ANTARA/Fauzi Lamboka
Ket. Ketua KPU Sulteng Risvirenol (tengah) bersama anggota KPU Sulteng memberikan keterangan pers di Kantor KPU Sulteng, Rabu (28/8/2024).

PALU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah menjelaskan alasan menggelar debat publik pasangan calon peserta Pilkada 2024 di salah satu stasiun televisi di Jakarta pada 16 Oktober mendatang.

"Ada tiga poin penting, KPU menggelar debat perdana calon gubernur dan wakil gubernur Sulteng di Jakarta," kata Ketua KPU Provinsi Sulteng Risvirenol dihubungi dari Kota Palu, Senin (14/10).

Dia menjelaskan KPU Sulteng menggelar debat publik sebanyak tiga kali, masing-masing debat perdana di Jakarta serta debat kedua dan ketiga digelar di Palu.

Poin pertama, kata dia, ingin memperkenalkan visi misi calon gubernur dan wakil gubernur secara nasional dan lokal.

"Juga turut memperkenalkan Sulteng sebagai salah satu penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN)," ujarnya.

Poin kedua, dapat menghemat anggaran pelaksanaan debat, serta poin ketiga, dapat ditontonseluruh warga Sulteng hingga ke pelosok.

KPU memilih salah satu stasiun televisi swasta nasional karena jangkauannya luas dan menjadi salah satu televisi kesukaan masyarakat.

"Keputusan pelaksanaan debat sudah melalui mekanisme rapat pleno di KPU," ujarnya.

Selanjutnya, KPU telah memberitahukan kepada tim pasangan calon dan menyurati Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulteng.

Kepala Bagian Teknis Penyelenggara Pemilu, Partisipasi dan Humas KPU Provinsi Sulteng Cherly Trisna Ilyas menjelaskan hasil rapat pleno KPU Sulteng pada 10 Oktober 2024 memutuskan pelaksanaan debat pertama pilkada dilaksanakan di Jakarta pada 16 Oktober 2024.

Debat kandidat akan digelar tiga kali dengan fokus topik pada isu-isu lokal. Materi debat pertama soal memajukan daerah dan menyelesaikan persoalan daerah.

Materi debat kedua adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sementara materi debat ketiga, yaitu menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dan nasional, serta memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

45 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.