Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Stabilitas Pasokan Ayam Terus Dijaga

📅 Sabtu, 12 Okt 2024, 06:20 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Stabilitas Pasokan Ayam Terus Dijaga Doc: istimewa

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya menjaga stabilitas pasokan ayam. Saat ini harga ayam hidup di tingkat peternak lebih tinggi dari Harga Pokok Produksi (HPP) sehingga peternak mendapatkan margin keuntungan wajar.

Saat ini fluktuasi harga menjadi salah satu persoalan pokok perunggasan. Karenanya, pemerintah fokus melakukan stabilisasi dengan mengkonsolidasikan pelaku usaha dan asosiasi perunggasan.

Berbagai forum rapat digelar oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementan sejak awal September lalu dengan menghadirkan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Satgas Pangan Polri, Kemenko Bidang Perekonomian, perusahaan budi daya ayam ras dan berbagai asosiasi perunggasan.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda menyatakan sinergi antara pelaku usaha perunggasan dan pemerintah berhasil menjaga stabilitas pasar sekaligus melindungi keberlanjutan usaha peternak mandiri.

"Kebijakan ini penting untuk menyeimbangkan pasar dan memastikan bahwa peternak, terutama yang mandiri, tetap terlindungi dari fluktuasi harga," ujar Agung di Jakarta, Jumat (11/10).

Kementan, papar Agung, optimistis dengan tren positif ini, stabilitas harga ayam hidup akan terus terjaga. Alhasil, langkah itu dapat meningkatkan kontribusi sektor perunggasan terhadap ketahanan pangan nasional.

Pemantauan Intensif

Agung menegaskan pemantauan intensif akan terus dilakukan untuk memastikan kepatuhan seluruh pihak terhadap kebijakan ini, termasuk penegakan sanksi bagi yang melanggar.

Data dari Garda Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan) menunjukkan bahwa sejak awal Oktober 2024, harga livebird untuk ukuran 1,6-2,0 kilo gram (kg) meningkat secara bertahap. Pada 1 Oktober, harga ayam hidup berada di kisaran 15.500-16.000 rupiah, kemudian bergerak naik hingga mencapai 20.500- 21.000 rupiah per kilogram pada 9 Oktober.

Sekretaris Jenderal Gopan, Sugeng Wahyudi, menegaskan bahwa kondisi harga ayam hidup saat ini telah mencapai level di atas Harga Pokok Produksi (HPP), yang memberikan keuntungan bagi para peternak. "Harga ayam hidup kini mencapai 20.500 rupiah per kilogram. Ini adalah hasil dari upaya bersama agar harga segera naik," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.