Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Unilever Melepas Bisnisnya di Rusia karena Dianggap Mendukung Perang Ukraina

📅 Jumat, 11 Okt 2024, 14:12 WIB | Oleh:

Schumacher berjanji untuk melihat kehadiran Unilever di Rusia dengan "pandangan baru" saat ia mengambil alih jabatan kepala eksekutif tahun lalu.

Setahun yang lalu, Unilever mengatakan pihaknya "terus mempertimbangkan opsi-opsi kami" setelah "perkembangan regulasi terkini di Rusia".

Schumacher mengatakan musim panas ini bahwa tujuan Unilever adalah untuk "meminimalkan kontribusi ekonomi" bagi negara Rusia, seraya menambahkan bahwa pihaknya terus memantau operasi di negara itu "dengan sangat cermat. Ini adalah situasi yang sangat sulit dan sangat saya pikirkan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
Satgas Yonif 511/DY Evakuas...
Ekonomi
Uni Emirat Arab Jajaki Pelu...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.