Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ribuan Tidak Berizin, Gus Ipul akan Patroli Panti Asuhan untuk Cegah Pelecehan Anak

📅 Jumat, 11 Okt 2024, 05:52 WIB | Oleh:
Ribuan Tidak Berizin, Gus Ipul akan Patroli Panti Asuhan untuk Cegah Pelecehan Anak Doc: Koran Jakarta / Selocahyo
Ket. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf memberikan keterangan kepada media usai menghadiri Dialog Interaktif Pilar-Pilar Kesejahteraan Sosial Jawa Timur di Surabaya, Kamis (10/10).

SURABAYA - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul pada Kamis (10/10), mengungkapkan bahwa untuk mencegah kasus pelecehan seksual di panti asuhan Tangerang, Banten, yang baru-baru ini terungkap, terjadi kembali, bersama dinas sosial kabupaten/kota Kementerian Sosial akan menertibkan keberadaan yayasan yang tidak memiliki izin.

"Kasus di Tangerang kemarin cukup memilukan sekali. Nah Itu ilegal, maka kita akan bersama-sama dengan dinas sosial kabupaten/kota untuk semacam "patroli", untuk memastikan bahwa panti-panti asuhan itu berizin," ujarnya usai menghadiri Dialog Interaktif Pilar-Pilar Kesejahteraan Sosial Jawa Timur di Surabaya.

Dia menjelaskan, saat ini terdapat 16 ribu panti asuhan yang terdaftar, dengan 12 ribu di antaranya telah terakreditasi. Namun sisanya lebih dari 3.000 yayasan sosial atau panti asuhan yang tidak memenuhi syarat dan beroperasi tanpa mengantongi izin.

"Di dalam itu macam-macam kalau tidak ada izinnya. Bisa yang aneh-aneh itu, pelecehan seksual, perdagangan orang, atau cari uang (bantuan) saja, dan lain-lain," ungkapnya.

"Bahkan ada 500 lebih (panti asuhan) yang hilang kontak, ikut sosialisasi setelah itu hilang. Yang seperti ini perlu dipastikan, jangan sampai mereka beroperasi diam-diam. Atau beroperasi tidak ada penghuninya, tapi kalau minta bantuan cepat sekali, atau beroperasi untuk kedok-kedok lain.

Gus Ipul menjelaskan, agar mengantongi legal beroperasi itu pengurus panti asuhan harus mengurus surat-surat perizinan lewat dinas sosial di masing-masing kabupaten/kota, lalu mendaftar ke Kemensos menggunakan e-akreditasi.
menegaskan .

Untuk itu, Gus Ipul akan menggerakkan Dinas Sosial di tiap daerah untuk mengecek kelengkapan perizinan lembaga kesejahteraan sosial se- Indonesia. Termasuk memastikan validitas lembaga beserta segenap pengurus dan lokasinya.

"Nah ini kita akan kerja sama dengan kabupaten/kota. Kita sedang serius supaya bisa melindungi anak-anak kita, supaya masa depan mereka terjaga," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Jadwal dan Harga Tiket GIIAS 2026, Dijual Mulai Rp50 Ribu

Jadwal dan Harga Tiket GIIAS 2026, Dijual Mulai Rp50 Ribu

29 Jul 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.