Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berpotensi Lanjutkan Pelemahan

📅 Senin, 07 Okt 2024, 09:55 WIB | Oleh:
Berpotensi Lanjutkan Pelemahan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan masih tertekan awal pekan ini. Sentimen pergerakan rupiah bakal didominasi faktor eksternal, terutama perkembangan ekomomi Amerika Serikat (AS) dan peningkatan tensi geopolitik.

Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo melihat investor saat ini cenderung wait-and-see atau menunggu data pasar tenaga kerja AS. Data positif akan makin memperkuat dollar AS terhadap mata uang lain, termasuk rupiah.

Selain itu, lanjutnya, investor masih cemas terhadap peningkatan tensi geopolitik di kawasam Timur Tengah.

Karenanya, Sutopo memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Senin (7/10), bergerak melemah di kisaran 15.500-15.800 per dollar AS.

Sebekumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan Jumat (4/10), ditutup melemah 56 poin atau 0,37 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.485 rupiah per dollar AS. Pelemahan terjadi setelah rilis data ekonomi AS yang solid.

"Performa uang rupiah tertekan imbas penguatan yang terjadi pada Indeks dollar AS pascarilis data ekonomi AS terbaru yang solid," kata analis ICDX Taufan Dimas Hareva di Jakarta.

Taufan menuturkan laporan ISM Services PMI yang lebih baik dari perkiraan serta data ketenagakerjaan yang kuat menopang kinerja dollar AS dan menekan kinerja mata uang Garuda.

Data ADP Employment Change yang menunjukkan penambahan 143.000 pekerjaan pada September telah mengurangi ekspektasi pasar terhadap pemotongan suku bunga Federal Reserve yang lebih agresif.

Di sisi lain, pernyataan dari pejabat Fed, Thomas Barkin menunjukkan bahwa meskipun ada pemotongan suku bunga besar-besaran baru-baru ini, perang melawan inflasi belum selesai.

Selain itu, ketegangan geopolitik di Timur Tengah telah meningkatkan permintaan terhadap dollar AS sebagai aset safe-haven, sehingga faktor-faktor tersebut telah memberikan tekanan pada mata uang rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

20 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.