Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Angka Nol, Konsep India Tentang Ketiadaan

📅 Senin, 07 Okt 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Marcus du Sautoy, profesor matematika di Universitas Oxford, dikutip di situs web universitas tersebut dengan mengatakan, "Penciptaan nol sebagai angka yang berdiri sendiri, yang berevolusi dari simbol titik pengganti ketiadaan yang ditemukan dalam manuskrip Bakhshali, merupakan salah satu terobosan terbesar dalam sejarah matematika," ungkap dia.

"Kita sekarang tahu bahwa pada awal abad ke-3 matematikawan di India menanam benih gagasan yang kemudian menjadi sangat mendasar bagi dunia modern. Temuan tersebut menunjukkan betapa bersemangatnya matematika di anak benua India selama berabad-abad," imbuh dia.

Namun yang sama menariknya adalah alasan mengapa nol tidak dikembangkan di tempat lain. Meskipun bangsa Maya dan Babilonia (dan banyak peradaban lain) mungkin memiliki konsep nol sebagai pengganti ketiadaan dimana gagasan tersebut tidak diketahui telah berkembang sebagai angka yang digunakan dalam matematika di tempat lain.

Salah satu teori adalah bahwa beberapa budaya memiliki pandangan negatif terhadap konsep ketiadaan. Jadi mungkin ada sesuatu pada ide-ide yang saling terkait ini, pada kebijaksanaan spiritual India yang memunculkan meditasi dan penemuan angka nol.

Angka nol sendiri adalah salah satu penemuan terbesar dalam sejarah, dengan dampak mendalam pada evolusi manusia termasuk era digital, yang dibentuk oleh bilangan biner '0' dan '1.' Sistem bilangan ini merupakan dasar dari semua sistem bilangan berbasis digital.

Komputer digital masa kini misalnya beroperasi berdasarkan prinsip dua kemungkinan keadaan, 'aktif' dan 'nonaktif'. Keadaan 'aktif' diberi nilai '1', sedangkan keadaan 'nonaktif' diberi nilai '0' (nol).

"Mungkin tidak mengherankan bahwa sistem bilangan biner juga ditemukan di India pada abad ke-2 atau ke-3 sebelum masehi (SM) oleh seorang ahli musik bernama Pingala, meskipun penggunaan ini adalah untuk prosodi," kata Subhash Kak, sejarawan sains dan astronomi serta Profesor Regents di Oklahoma State University. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Nasional
Status Bandara IKN  Bakal D...
Nasional
TNI Salurkan 695,17 Ton Ban...
Nasional
3 Juta Orang Terpapar Asap ...
Luar Negeri
Serangan Udara Militer Hant...
Luar Negeri
Tiga Terluka dalam Puluhan ...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.