“Parkrun', Event Lari Tiap Akhir Pekan yang Kian Populer
📅 Sabtu, 05 Okt 2024, 02:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Ben STANSALL
Ketika Paul Sinton-Hewitt menciptakan event Parkrun, hanya 13 orang yang hadir di sebuah taman di Kota London, Inggris. Dua puluh tahun kemudian, jutaan orang turut berpartisipasi dalam kegiatan jogging, berlari, atau berjalan sejauh lima kilometer setiap pekan.
Walau cuaca hujan atau cerah, para pelari dari seluruh dunia dengan semangat memulai lari pada pukul 09.00 pagi untuk mencapai garis finis di salah satu dari 2.500 lokasi event Parkrun di 23 negara di lima benua.
MenurutWikipedia, Parkrun adalah kumpulan event kegiatan sepanjang 5 kilometer untuk pelari, pejalan kaki, dan sukarelawan yang diselenggarakan setiap hari Sabtu pagi .
"Jika seseorang mengatakan kepada saya 20 tahun lalu bahwa Parkrun akan menjadi fenomena seperti itu, saya pasti akan meninggalkannya dan mengatakan bahwa itu terlalu berat bagi saya," kata Sinton-Hewitt kepadaAFP. "Apa yang dimulai sebagai pertemuan kecil telah menjadi kekuatan besar untuk kebaikan, meningkatkan kesehatan, kebahagiaan, dan kebersamaan," imbuh dia.
Pada tanggal 5 Oktober, para pejalan kaki, pelari, dan para sukarelawan yang menyumbangkan waktu Sabtu pagi mereka untuk menunjukkan jalan, meneriakkan kata-kata penyemangat, dan dengan patuh mencatat waktu akan menandai dua dekade Parkrun.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di atas rumput hijau Hampstead Heath di London utara, sekitar 400 orang ambil bagian setiap pekan, tiba tepat sebelum acara dimulai baik sendiri atau berkelompok, bersama teman atau untuk bertemu orang baru. Setelah itu, semua orang diundang ke kafe taman.
"Ini cara terbaik untuk memulai akhir pekan," kata Olivia Unwin, seorang penulis berusia 26 tahun yang ikut serta dalam Parkrun pertamanya tahun lalu dan telah berlari sebanyak 48 kali. "Saya tidak bisa berlari cepat, tetapi itu bukan masalah. Saya telah bertemu banyak teman. Itu membuat saya terjaga dan saya tidak pernah menyesal melakukannya," tutur dia.
Partisipan lainnya adalah Martin Boyle yang mengikuti Parkrun bersama kedua putranya yang remaja. "Ini kegiatan keluarga, gabungan antara kesenangan dan kompetisi," ungkap dia. "Itu bagus untuk kita semua dan kita bisa melihat kemajuan semuanya," imbuh Boyle.
Sebaiknya Anda baca juga:
Beberapa peserta terlihat mengenakan kaos biru bertuliskan "500" yang menandakan bahwa mereka telah mencapai tujuan utama yaitu lebih dari 500 Parkrun. Len Voralia adalah salah satunya. Di usianya yang ke-82, ia bahkan telah berlari sejauh 985 kilometer.
"Walau lari saya melambat, saya akan tetap berusaha," kata dia sambil berjanji untuk terus berolahraga setiap Sabtu hingga usianya setidaknya 90 tahun.
Kesehatan Mental
Dengan mengikuti event Parkrun, setiap pelari akan mengetahui dengan pasti berapa lama waktu yang mereka butuhkan untuk menyelesaikan lintasan, berkat kode batang individual yang mereka serahkan di garis finis.
"Jika ada yang ingin berkompetisi, jika mereka ingin menjadi yang tercepat, mereka dipersilakan dan kami turut merayakannya," kata Sinton-Hewitt.
Namun, semua orang dengan kemampuan apapun dipersilakan datang, imbuh Sinton-Hewitt. "Jika orang lain hanya ingin berjalan dan berolahraga, mereka juga dipersilakan. Olahraga itu alami, bisa menyenangkan. Tidak harus sulit," tutur dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!