Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Es Krim Joyday Jaring Konsumen dari Rumah ke Rumah

📅 Kamis, 03 Okt 2024, 21:23 WIB | Oleh:
Es Krim Joyday Jaring Konsumen dari Rumah ke Rumah Doc: istimewa
Ket. Seorang konsumen sedang membeli produk es krim Joyday melalui Joyday Hawker yang menjajakan produk dari rumah ke rumah.

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,05 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada triwulan II-2024, bila dibandingkan dengan triwulan I-2024, atau secara quarter to quarter (qtq) tumbuh sebesar 3,79 (persen).Salah satu komponen penyumbang pertumbuhan ekonomi tersebut adalah konsumsi rumah tangga, yakni sebesar 54,53 persen.

Membaiknya kondisi pertumbuhan ekonomi saat ini, ikut dirasakan oleh PT Yili Indonesia Dairy (Yili). Sebagai produsen es krim Joyday dalam melakukan berbagai inovasi bisnis guna menjangkau konsumen Indonesia secara lebih luas, yakni melalui program Joyday Hawker atau penjaja.

"Joyday Hawker merupakan strategi bisnis baru yang dijalankan Yili untuk menjalin hubungan langsung dengan konsumen serta memudahkan konsumen mendapatkan produk es krim Joyday secara lebih mudah tanpa harus keluar rumah," kata Presiden Direktur PT Yili Indonesia Dairy, Yu Miao melalui siaran Kamis (3/10).

Kehadiran hawker membantu konsumen untuk menikmati es krim Joyday secara lebih mudah tanpa harus keluar rumah. Tentunya ini menjadi salah satu poin menarik yang kami tawarkan kepada konsumen.

Saat ini Joyday sudah memiliki lebih dari 1.500 hawker yang tersebar di seluruh Indonesia. Kami juga bekerja sama dengan lebih dari 700 depo yang membantu kami dalam menyediakan produk yang akan dipasarkan oleh hawker.

"Dengan strategi ini penjualan es krim Joyday mampu mengalami peningkatan sekitar 3 persen dan kami berharap pencapaian ini dapat terus meningkat kedepannya," katanya.

Di Indonesia, PT Yili Indonesia Dairy juga menjadi perusahaan es krim pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi Program Manajemen Risiko (PMR) dari Badan POM Republik Indonesia. Seluruh varian produk Joyday telah terdaftar di Badan POM Republik Indonesia dan telah tersertifikasi halal dalam daftar Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Ia berharap strategi bisnis yang dilakukan ini tidak hanya berpengaruh positif terhadap merek es krim ini. Ia berharap hal ini berdampaknya secara nyata dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia baik secara kemudahan menemukan produk es krim Joyday hingga terbukanya lapangan pekerjaan yang dapat membantu meningkatkan ekonomi lokal.

"Tentunya, kami akan terus melakukan inovasi terhadap produk dan layanan yang kami berikan. Dukungan dan masukan dari para konsumen akan menjadi pertimbangan kami untuk bisa menjadi lebih baik lagi," tutup Yu Miao.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

40 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.