Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kecurangan, Bawaslu Ponorogo Siapkan Tim Siber Antisipasi Pelanggaran Dunia Maya

📅 Minggu, 29 Sep 2024, 21:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kecurangan, Bawaslu Ponorogo Siapkan Tim Siber Antisipasi Pelanggaran Dunia Maya Doc: ANTARA/HO – Prastyo
Ket. Ketua Bawaslu Kabupaten Ponorogo, Bahrun Mustofa.

Ponorogo - Badam Pengawas Pemilu Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur mulai mempersiapkan skenario pembentukan tim siber untuk mengawasi sekaligus mengantisipasi kecurangan ataupun bentuk pelanggaran yang dilakukan secara daring di dunia maya.

"Ini terutama untuk mengantisipasi beredarnya kabar bohong atau hoaks, konten mengandung SARA, kampanye hitam dan sebagainya," kata Ketua Bawaslu Ponorogo, M. Bahrun Mustofa di Ponorogo, Minggu.

Untuk mewujudkan rencana pembentukan tim siber itu, pihaknya kini aktif berkoordinasi dengan pihak Kominfo Ponorogo, kepolisian maupun pemangku kepentingan terkait lainnya.

Bahrun menjelaskan jika nantinya ditemukan adanya indikasi pelanggaran di dunia maya, dapat ke petugas secara berjenjang.

Di lini terkecil yaitu pengawas desa/kelurahan (PKD), panwascam di tingkat kecamatan, maupun di bawaslu.

"Jadi kerjasamanya ini yang harus dilakukan secara kontinyu, sehingga pencegahan kita maksimalkan, agar pelanggaran tidak terjadi secara masif," katanya.

Langkah ini merupakan tidak lanjut atas intrusi dari Ketua Bawaslu Jawa Timur, A. Warits, dimana pembentukan pengawasan siber itu bertujuan mengantisipasi potensi kerawanan pilkada.

Pasalnya, saat masa kampanye seperti sekarang ini tidak menutup kemungkinan munculnya informasi hoaks, ujaran kebencian, politisasi SARA, maupun kampanye hitam yang terjadi di dunia maya atau media sosial (medsos).

"Kita tidak ingin di medsos atau media online ada hal-hal yang berbau hoaks atau politisasi SARA. Semua (bawaslu di kabupaten/kota) kita instruksikan membentuk pokja yang sama, termasuk di Ponorogo," katanya.

Warits menambahkan, pihaknya juga telah meminta seluruh pasangan calon peserta pilkada serentak 2024, khususnya di Jawa Timur mematuhi aturan, sebagaimana peraturan perundang-undangan tentang kampanye.

"Tidak hanya soal kampanye hitam, tapi juga soal politik uang, ini benar benar harus dihindari bagi seluruh pasangan calon, karena sanksinya bisa pidana," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.