104 Orang Tewas Akibat Banjir di Nepal Setelah Hujan Lebat Selama Dua Hari
📅 Minggu, 29 Sep 2024, 13:36 WIB | Oleh: Tim PenulisWarga berjuang melewati air setinggi dada untuk mencapai dataran tinggi.
Lebih dari 3.000 personel keamanan dikerahkan untuk membantu upaya penyelamatan dengan helikopter dan perahu motor.
Tim penyelamat menggunakan rakit untuk menarik korban ke tempat aman.
Penerbangan domestik kembali beroperasi masuk dan keluar dari Kathmandu pada Minggu pagi setelah cuaca memaksa penghentian total sejak Jumat malam, dengan lebih dari 150 keberangkatan dibatalkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Musim panas membawa 70-80 persen curah hujan tahunan ke Asia Selatan.
Hujan muson yang turun dari bulan Juni hingga September membawa kematian dan kehancuran yang meluas setiap tahun di Asia Selatan, tetapi jumlah banjir dan tanah longsor yang fatal telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Para ahli mengatakan perubahan iklim telah memperburuk frekuensi dan intensitasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tanah longsor yang melanda jalan di distrik Chitwan pada bulan Juli mendorong dua bus berisi 59 penumpang ke sungai.
Tiga orang berhasil menyelamatkan diri, namun pihak berwenang hanya berhasil mengevakuasi 20 jenazah dari kecelakaan tersebut, karena derasnya banjir yang menghambat pencarian.
Lebih dari 260 orang tewas diNepalakibat bencana terkait hujan tahun ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!