Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Badai Helene Hantam Wilayah Tenggara AS, 43 Orang Tewas

📅 Sabtu, 28 Sep 2024, 11:40 WIB | Oleh:
Badai Helene Hantam Wilayah Tenggara AS, 43 Orang Tewas Doc: EPA-EFE/CRISTOBAL HERRERA-ULASHKEVICH
Ket. Badai Helene menghantam Florida, AS.

JAKARTA - Setidaknya 43 orang tewas dan jutaan orang mengalami pemadaman aliran listrik pada hari Jumat (27/9) ketika Badai Helene melanda wilayah tenggara Amerika Serikat.

Para pejabat terus melakukan penyelamatan dengan perahu, helikopter, dan kendaraan besar untuk membantu mereka yang terjebak banjir - termasuk 50 pekerja dan pasien yang berkerumun di atap rumah sakit Tennessee.

Dilaporkan BBC News, badai ini terkuat yang pernah tercatat menghantam Big Bend, Florida. Badai bergerak ke utara ke Georgia dan Carolina setelah menerjang daratan pada Kamis malam.

Perusahaan asuransi dan lembaga keuangan mengatakan kerusakan yang disebabkan oleh badai bisa mencapai miliaran dollar.

Jalan dan rumah terendam. Satu keluarga menceritakan kepada BBC News bagaimana mereka harus berenang keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri. Meskipun badai Helene telah melemah secara signifikan, para peramal cuaca memperingatkan angin kencang, banjir, dan ancaman tornado bisa terus berlanjut.

Helene, yang merupakan badai kategori empat, mendarat pada Kamis malam dan tetap menjadi badai selama enam jam setelah menerjang daratan, menurut Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA).

Pusat Badai Nasional (NHC) mengatakan gelombang badai - peningkatan permukaan air yang sebagian besar disebabkan oleh angin kencang yang meniupkan air ke arah pantai - mencapai lebih dari 15 kaki (4,5 meter) di atas permukaan tanah di beberapa bagian pantai Florida.

NHC mengatakan gelombang itu akan mereda sebelum akhir pekan tetapi ancaman angin kencang dan banjir akan tetap ada, termasuk kemungkinan tanah longsor.

Hujan hingga 20 inci (50 cm) masih mungkin terjadi di beberapa tempat.

Badai ini merupakan badai terkuat ke-14 yang menghantam AS sejak pencatatan dimulai. Dengan lebar sekitar 420 mil (675 km), badai ini hanya kalah dari dua badai lainnya - badai Ida pada tahun 2017 dan badai Opal pada tahun 1996, yang keduanya memiliki lebar 460 mil.

Karena ukurannya yang sangat besar, dampak angin kencang dan hujan lebat telah meluas ke seluruh Florida, Georgia, Tennessee, dan Carolina.

Para pejabat memperingatkan lebih banyak badai mungkin akan terjadi karena akhir resmi musim badai tidak akan tiba hingga tanggal 30 November.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.