Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PM Inggris dan Presiden Palestina Berharap Gaza Perlu Segera Gencatan Senjata

📅 Jumat, 27 Sep 2024, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
PM Inggris dan Presiden Palestina Berharap Gaza Perlu Segera Gencatan Senjata Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, dan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, bertemu pada Rabu (25/9/2024) untuk membahas krisis yang semakin memburuk di Gaza, dengan menekankan perlunya gencatan senjata segera.

London - Perdana Menteri Inggris, Keir Starmerdan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, bertemu untuk membahas krisis yang semakin memburuk di Gaza, dengan menekankan perlunya gencatan senjata segera.

"Kami membutuhkan gencatan senjata segera, pembebasan sandera, dan peningkatan bantuan kemanusiaan ke Gaza," demikian kesepakatan mereka pada Rabu (25/9), mengakui krisis kemanusiaan yang semakin parah di Gaza, menurut pernyataan resmi pemerintah Inggris.

Berbicara di sela-sela Sidang Umum PBB pekan ini, Starmer menyampaikan keprihatinan mendalam atas korban jiwa dalam konflik Gaza, dengan mengatakan "hilangnya nyawa warga sipil sangat tidak dapat ditoleransi," di mana lebih dari 41.000 orang telah tewas selama setahun terakhir, menurut angka resmi.

Kedua pemimpin juga dengan tegas mengutuk meningkatnya kekerasan dari pemukim ilegal Israel dan perluasan permukiman mereka di Tepi Barat.

Mengesampingkan kekerasan saat ini, pembicaraan beralih ke masa depan Otoritas Palestina yang berbasis di Tepi Barat, yang dipimpin oleh Abbas, serta proses perdamaian yang lebih luas.

Starmer dan Abbas sepakat bahwa "mendukung dan mereformasi Otoritas Palestina" sangat penting untuk stabilitas, seperti halnya upaya menuju "arah politik yang jelas."

Mereka menegaskan kembali bahwa solusi jangka panjang untuk konflik ini terletak pada "negara Palestina yang layak di samping Israel yang aman dan terjamin," dengan menekankan pentingnya diplomasi dan dorongan baru untuk perdamaian abadi di wilayah tersebut.

Inggris, bersama dengan AS, Prancis, Jerman, dan Uni Eropa, juga termasuk di antara negara-negara yang pada hari Rabu (25/9) menyerukan gencatan senjata 21 hari dalam konflik antara Israel dan Hizbullah Lebanon, yang oleh banyak pihak disebut sebagai eskalasi berbahaya dari konflik Gaza.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pemkot Siapkan Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung Jadi Etalase UMKM
    Preview komentar:
    Call Center resmi Bank Panin Nomor WhatsApp resmi layanan ...
  • Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan
    Preview komentar:
    Call Center Bank Panin Nomor WhatsApp resmi layanan pelanggan ...
    Call Center Bank Panin Nomor WhatsApp resmi layanan pelanggan ...
  • APBD Perubahan DKI Jakarta Turun, Kini Sebesar Rp79,59 Triliun
    Preview komentar:
    Layanan pusat bantuan Bank Panin Nomor WhatsApp resmi layanan ...
    Layanan pusat bantuan Bank Panin Nomor WhatsApp resmi layanan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Olahraga
Cincinnati Open, Area Sial ...
Daerah
Prawirotaman Adakan Festiva...
Daerah
Warga Semarang yang Akan Me...
Olahraga
Real Madrid di Bawah Pelati...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.