Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ubaya Bekali Keterampilan Pemandu Wisata Gunung dengan Virtual Reality

📅 Kamis, 26 Sep 2024, 16:26 WIB | Oleh:
Ubaya Bekali Keterampilan Pemandu Wisata Gunung dengan Virtual Reality Doc: ANTARA/HO-Humas Ubaya
Ket. PKM Ubaya saat memberikan pembekalan keterampilan pemandu wisata gunung dengan Virtual Reality (VR).

Surabaya -- Universitas Surabaya (Ubaya) melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) memberikan pembekalan keterampilan pemandu wisata gunung dengan Virtual Reality (VR).

"Para pemandu dibekali keterampilan dengan VR karena lebih efisien, serta memungkinkan simulasi kondisi berbahaya di atas gunung tanpa risiko bagi peserta pelatihan dan dapat diakses kapan saja," kata Ketua Tim PKM UbayaProf Joniarto Parung alam keterangan diterima di Surabaya, Jawa Timur, Selasa.

Joni mengatakan PKM yang dibiayai Direktorat Riset Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) itu bertujuan meningkatkanskillpara pemandu gunung untuk menangani kecelakaan di gunung.

"Para pemandu gunung seringkali menjadi orang terdekat korban. Pada umumnya pemandu wisata gunung adalah masyarakat yang terbiasa naik gunung, tetapi belum dibekali dengan keterampilan melakukan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan dengan tepat," ucapnya.

Menurutnya,metode yang digunakan dalam pelatihan menggunakan VR adalah pendekatan kualitatif, dengan prosedur yang diawali dengan identifikasi kebutuhan keterampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) yang dibutuhkan.

"Selain itu video simulasi kecelakaan di atas gunung serta pembuatan VR berdasarkan manipulasi video," ujarnya.

Mantan Rektor Ubaya itu menjelaskan aplikasi VR ini dimasukkan ke dalam Oculus sebagai materi pelatihan.

Menurutnya, luaran dari PKM ini adalah peningkatan keterampilan pemandu wisata gunung dalam P3K yang diharapkan mampu memitigasi risiko fatal bagi pendaki yang mengalami kecelakaan.

"Pelatihan dan evaluasi membuktikan pelatihan dengan VR efektif untuk meningkatkan kompetensi penanganan kecelakaan, serta memberi solusi berkelanjutan untuk pelatihan yang berulang bagi pemandu yang dengan keterbatasan waktu," katanya.

Berdasarkan data dari Koperasi Masyarakat Desa Hutan (KMDH) Watu Kelir dari Desa Tamiajeng, Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, jumlah pendaki Gunung Penanggungan dalam setahun terakhir mencapai 5 ribu orang per bulan.

"Berdasarkan data, diketahui kecelakaan yang sering terjadi saat mendaki gunung adalah hipotermia, terkilir, patah, kedinginan, kekurangan oksigen, bahkan keracunan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

31 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

55 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.