Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cetak Sejarah Baru, Indonesia Pamerkan Produk Alat Kesehatan di Latvia

📅 Minggu, 22 Sep 2024, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cetak Sejarah Baru, Indonesia Pamerkan Produk Alat Kesehatan di Latvia Doc: ANTARA/HO-KBRI Stockholm
Ket. Duta Besar RI untuk Swedia dan Latvia Kamapradipta Isnomo (kanan) membantu memfasilitasi produsen alat kesehatan Indonesia dalam pameran Medbaltica 2024 di Riga, Latvia, 19-20 September 2024.

Jakarta - Indonesia mencatat sejarah baru dengan keikutsertaan perdananya dalam pameran internasional Medbaltica 2024, salah satu ajang paling bergengsi di sektor kesehatan di kawasan Baltik yang diselenggarakan di Riga, Latvia, pada 19-20 September 2024.

Melalui fasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Stockholm, sembilan perusahaan alat kesehatan Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI) memamerkan produk unggulan mereka serta memperkenalkan teknologi dan inovasi medis Indonesia ke pasar Eropa Timur.

Duta Besar RI untuk Swedia dan Latvia Kamapradipta Isnomo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, menggarisbawahi pentingnya partisipasi Indonesia di Medbaltica sebagai langkah strategis.

Partisipasi Indonesia di Medbaltica 2024 itu adalah langkah bersejarah yang membuka pintu bagi produk alat kesehatan Indonesia untuk dapat bersaing di pasar internasional," katanya.

"Ini adalah momen penting bagi produsen kita untuk memasarkan produk mereka dan membangun hubungan dengan pelaku industri kesehatan di Latvia dan kawasan Baltik," kata Dubes Kamapradipta.

Selain menampilkan produk-produk alat kesehatan, delegasi Indonesia juga memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun jejaring strategis.

Salah satu agenda penting adalah pertemuan denganLatvian Chamber of Commerce and Industry(LCCI) dan Kementerian Luar Negeri Latvia.

Pertemuan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas pembaharuan MoU Kerja Sama KADIN RI dan LCCI yang dipertukarkan dalam kunjungan Menteri luar Negeri Latvia Baiba Braze ke Indonesia pada 5 September 2024.

Dalam pertemuan itu, delegasi Indonesia bertukar pikiran mengenai potensi pasar alat kesehatan di Latvia dan bagaimana produk Indonesia dapat berperan di dalamnya. Pertemuan tersebut juga membuka peluang untuk kolaborasi bisnis dan investasi di sektor teknologi kesehatan Indonesia.

Diskusi dengan LCCI dan pebisnis Latvia di sektor kesehatan menjadi langkah penting dalam mengukur kesiapan produk Indonesia untuk masuk ke pasar Latvia dan Baltik.

Delegasi Indonesia mengidentifikasi berbagai peluang kerja sama yang dapat mendorong penetrasi lebih dalam di kawasan Eropa Timur, sekaligus membuka jalur distribusi baru bagi produk-produk kesehatan Indonesia.

Sekretaris Jenderal ASPAKI Dr. Cristina Sandjaja optimistis bahwa partisipasi di Medbaltica 2024 itu semakin memperluas pasar alat medis Indonesia. Saat ini anggota ASPAKI telah melakukan ekspor ke lebih dari 70 negara antara lain ke Amerika Serikat, Australia, Tanzania, Jerman, Belanda, dan Afrika Selatan.

Dengan dukungan KBRI Stockholm dan kolaborasi dengan mitra-mitra lokal, Indonesia optimistis bahwa partisipasi di Medbaltica 2024 akan membuka pintu baru bagi ekspor alat kesehatan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar kesehatan global.

Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan Latvia pada 1993. Sebagai negara anggota Uni Eropa dan NATO, Latvia merupakan mitra terbesar kedua Indonesia di kawasan Baltik.

Pada 2023, jumlah wisatawan Latvia yang berkunjung ke Indonesia mencapai 2.662 orang. Pada tahun yang sama, realisasi investasi Latvia di Indonesia mencapai 3,2 juta dolar AS (sekitar Rp48,5 miliar), sedangkan neraca perdagangan bilateral kedua negara tercatat sebesar 45,6 juta dolar AS (Rp691,3 miliar) dengan surplus berada di pihak Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.