Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Miliader AS Menepis Kekhawatiran Wall Street tentang Rencana Kenaikan Tarif Impor Donald Trump

📅 Jumat, 20 Sep 2024, 15:19 WIB | Oleh:

Paulson mengatakan, salah satu investasinya, Steinway Musical Instruments, telah dikenakan tarif sebesar 30 persen karena menjual alat musik tiup kayu di Tiongkok, sementara AS mengenakan tarif hanya 3 persen untuk alat musik tersebut.

"Saya mengalami ini setiap hari," katanya.

"Kami hancur."

"Perusahaan lain yang saya ikuti,mereka berencana menutup pabrik di AS dan pindah ke Meksiko atau pindah ke luar negeri, jadi ini sudah sampai pada titik di mana hal itu benar-benar memengaruhi kami," tambahnya.

"Kami perlu bangkit dan melindungi produsen Amerika."

Ketika ditanya tentang janji Trump untuk melaksanakan deportasi terbesar dalam sejarah AS, Paulson mengatakan mantan presiden itu akan memberlakukan rencananya secara bertahap. "Saya percaya pada imigrasi, tetapi saya percaya pada imigrasi yang adil," katanya.

"Saya sepenuhnya mendukung deportasi penjahat."

Paulson mengecam rencana calon presiden dari Partai Demokrat Kamala Harris untuk menaikkan pajak perusahaan dan pajak keuntungan modal, serta usulan pungutan baru atas keuntungan yang belum direalisasi bagi mereka yang kekayaan bersihnya melebihi 100 juta dolar AS. "Tidak diragukan lagi, kombinasi dari hal-hal ini akan mengakibatkan jatuhnya pasar dan resesi langsung," katanya.

Meskipun ada saran tentang kemungkinan peran di Departemen Keuangan, Paulson mengatakan "tidak mudah" baginya untuk mengambil jabatan administrasi karena kepemilikannya. Salah satu potensi konflik kepentingan akan melibatkan saham preferennya di Fannie Mae dan Freddie Mac, kelompok yang didukung negara yang menjamin sebagian besar hipotek AS, yang menurut Paulson harus kembali menjadi perusahaan swasta. Sebagai pemegang saham, ia akan memperoleh keuntungan dari penjualan. "Sekarang mereka berada dalam posisi untuk dibebaskan," katanya tentang raksasa hipotek. "Mereka memiliki cukup modal untuk berdiri sendiri dan menjadi perusahaan swasta serta mendukung sektor perumahan."

Paulson berpendapat bahwa kepresidenan Trump akan melepaskan produksi gas alam, meningkatkan manufaktur, dan membuat pemerintah lebih efisien. Calon dari Partai Republik itu mengatakan bahwa ia akan menunjuk Elon Musk untuk memimpin komisi guna mengaudit pemerintahan dan membuat "reformasi drastis" terhadap regulasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.