Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menhub Kembali Uji Kelaikan Bandara di IKN

📅 Jumat, 20 Sep 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Menhub Kembali Uji Kelaikan Bandara di IKN Doc: ANTARA/HO-BKIP Kemenhub
Ket. Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi.

KABUPATEN TANGERANG - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan kembali melakukan uji kelaikan fungsi bandara di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada Jumat (20/9). Dalam tahapan pengujian fungsi bandara di IKN, akan dicoba mendaratkan pesawat tipe Boeing 777-300ER seperti jenis pesawat kepresidenan.

"Besok itu dilakukan uji coba yang formal. Selama ini, Kemenhub sudah melakukan uji coba menggunakan beberapa pesawat di landasan pacu IKN. Uji coba menggunakan pesawat yang sama besarnya dengan pesawat yang digunakan Presiden," kata Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, di Tangerang, Kamis (19/9).

Seperti dikutip dari Antara, Menhub mengungkapkan jika tahapan uji coba kelayakan bandara IKN bisa berhasil dengan didarati oleh pesawat tipe yang besar seperti pesawat Boeing. Maka, keesokan hari atau luasannya bandara tersebut akan secara resmi dapat dibuka dan dipergunakan.

"Kami sangat berhati-hati untuk membangun bandara itu, dan insya Allah nanti akan menjadi tempat yang sangat strategis karena jaraknya tidak jauh dari kawasan IKN," kata dia.

Selain itu, Menhub memastikan bandara di IKN dapat melayani penerbangan umum selain untuk tamu penting atau very-very important person (VVIP). "Saya sudah mendapatkan tugas dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memikirkan bagaimana bandara ini berguna bagi masyarakat banyak, bukan komersial, tetapi digunakan masyarakat banyak," kata Menhub.

Ia mengaku jika pihaknya sudah melakukan diskusi dengan Kementerian PUPR sesuai instruksi Presiden Joko Widodo untuk mengubah peruntukan pelayanan terhadap bandara VVIP di IKN tersebut.

"Saya juga ditugaskan bersama Menteri PUPR untuk mem-branding bandara Balikpapan dan IKN ini menjadi satu entitas. Karena bandara dengan luasannya 3.000 meter persegi, jadi pesawat besar bisa mendarat di sini," katanya

Perubahan Status

Ia menyebutkan tujuan perubahan status Bandara IKN ini untuk memaksimalkan fungsi bandara di wilayah Kalimantan Timur, sehingga tidak hanya melayani tamu penting, tapi masyarakat luas juga bisa menggunakan. "Nanti Balikpapan bisa saja melayani penumpang umrah dan haji di sini. Jadi ini bukan eksklusif tamu ke IKN, namun bisa masyarakat umum. Sekarang kita sedang siapkan itu," paparnya.

Sebelumnya, Kemenhub melalui Dirjen Perhubungan Udara melakukan proses kalibrasi Bandara Nusantara di IKN sebelum siap dioperasikan.

Menhub mengatakan penerbangan misi kalibrasi dilakukan pada Selasa (10/9), sebagai tindak lanjut pelaksanaan verifikasi Bandara Nusantara yang dilakukan pada 8-9 September 2024.

Selain kalibrasi, dilaksanakan pula penerbangan validasi prosedur terbang dengan Perfomance Base Navigation (PBN). Selanjutnya, Kemenhub melakukan sejumlah asesmen lainnya sebelum mengeluarkan rekomendasi untuk ditindaklanjuti pengelola bandara.

Proses pembangunan Bandara Nusantara ini terus berlangsung dengan perkembangan yang cukup signifikan. Runway yang tersedia sekarang sudah mencapai 2.200 x 30 meter. Sementara itu, pembangunan terminal VVIP telah mencapai lebih dari 90 persen, sedangkan untuk terminal VIP telah rampung hampir 80 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.