Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasil Akhir Renang PON 2024, DKI Jakarta Raih Medali Terbanyak

📅 Jumat, 20 Sep 2024, 08:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hasil Akhir Renang PON 2024, DKI Jakarta Raih Medali Terbanyak Doc: ANTARA/Nova Wahyudi
Ket. Perenang DKI Jakarta Joe Aditya Wijaya Kurniawan memacu kecepatan pada final renang 200 meter gaya bebas putra PON XXI Aceh-Sumut di Kolam Renang Selayang Dispora Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, Selasa (17/9/2024).

MEDAN - Seluruh perlombaan renang pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 resmi berakhir Kamis (19/9) malam tadi di Kolam Renang Selayang, Medan, Sumatera Utara.

Selama enam hari lomba, DKI Jakarta menjadi provinsi paling banyak meraih medali dengan 15 medali emas, 11 medali perak, dan 12 medalia perunggu. Jawa Timur menyusul pada urutan kedua dengan 7 medali emas, 11 perak, dan 7 perunggu.

Jawa Barat menduduki peringkat ketiga setelah mengumpulkan 5 emas, 10 perak, dan 8 perunggu.

Adapun dari daftar atlet, Joe Aditya Wijaya Kurniawan yang membela DKI Jakarta menjadi perenang paling bersinar dengan mendapatkan tujuh medali emas.

Lima keping di antaranya dia raih dari nomor perseorangan, yakni 50 dan 100 meter gaya kupu-kupu, dan tiga nomor gaya bebas (50, 100, dan 200 meter).

Sisanya diraih pada nomor estafet yakni 4x100 meter gaya ganti estafet putra bersama Jason Donovan Yusuf, Gagarin Nathaniel Yus, dan Azel Zelmi Aryalingga, serta 4x200 meter gaya bebas estafet bersama Putra Randa, Nicholas Karel Subagyo, dan Samuel Maxson Septionus.

Joe juga satu-satunya perenang yang berhasil memecahkan rekor nasional 200 meter gaya bebas putra dengan catatan waktu 1 menit 50,35 detik, menggeser Triady Fauzi Sidiq yang menciptakan rekor itu dalam SEA Games 2013 di Naypyidaw, Myanmar, dengan 1 menit 50,46 detik.

Perolehan medali cabang renang PON 2024:

Peringkat

Provinsi

Emas

Perak

Perunggu

1

DKI Jakarta

15

11

12

2

Jawa Timur

7

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.