Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenpar: Pacu Jalur Berdampak Besar pada Ekonomi Daerah

📅 Selasa, 26 Agu 2025, 17:43 WIB | Oleh:
Kemenpar: Pacu Jalur Berdampak Besar pada Ekonomi Daerah Doc: ANTARA/HO-Disbudpar Kabupaten Kuantan Singingi
Ket. Gubernur Riau, Abdul Wahid saat memberikan penghargaan kepada Melly Mike dalam acara penutupan Festival Pacu Jalur di Kuantan Singingi pada Minggu (24/8).

JAKARTA - Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Vinsensius Jemadu menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan festival Pacu Jalur telah berdampak besar pada perekonomian daerah.

"Pacu Jalur bukan sekadar event olahraga tradisional, tetapi magnet wisata budaya yang berdampak besar pada ekonomi daerah dan memperkuat citra positif Indonesia di mata dunia," kata Vinsensius dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (26/8).

Vinsensius mengatakan, penyelenggaraan Pacu Jalur Tradisional 2025 tidak lepas dari dukungan Kemenpar melalui program Karisma Event Nusantara (KEN).

Menurut dia, program ini menjadi strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan event daerah, termasuk Pacu Jalur, melalui promosi nasional dan pendampingan event.

Selain itu Kemenpar juga hadir memberikan dukungan amplifikasi promosi pada event KEN Festival Pacu Jalur Tradisional melalui Live Streaming di Instagram Wonderful Indonesia dan TikTok Pesona Indonesia dengan total pemirsa untuk Instagram sebanyak 2 ribu pemirsa dan TikTok sebanyak 635 ribu pemirsa.

Tidak hanya itu, untuk meramaikan festival tersebut, Kemenpar juga berkolaborasi dengan TikTok Indonesia untuk mendatangkan 10 kreator TikTok ke Teluk Kuantan, Riau.

Selain menyaksikan pelaksanaan festival ini secara langsung, para kreator TikTok ini juga membuat berbagai konten menarik selama penyelenggaraan acara, mulai dari antusiasme masyarakat hingga promosi kebudayaan Riau.

Ia mengungkapkan, kolaborasi bersama TikTok Indonesia ini diharapkan tidak hanya dapat mempromosikan keindahan alam dan pariwisata, tapi juga memperlihatkan budaya dan tradisi Riau kepada komunitas TikTok, baik di Indonesia maupun di kancah dunia.

"Melalui Karisma Event Nusantara, kami terus mendorong agar event-event daerah seperti ini naik kelas dan memberi pengalaman yang berkesan bagi wisatawan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby menyampaikan bahwa Festival Pacu Jalur telah berhasil diselenggarakan serta menarik perhatian masyarakat luas.

Selama lima hari penyelenggaraan Pacu Jalur, diperkirakan tidak kurang dari dua juta orang memadati Kuantan Singingi.

“Jika satu orang berbelanja Rp50 ribu saja, maka perputaran uang di Kuansing selama Pacu Jalur bisa mencapai Rp100 miliar. Ini dampak ekonomi luar biasa bagi masyarakat,” kata Bupati Suhardiman.

Sebagaimana diketahui, Festival Pacu Jalur Tradisional 2025 resmi ditutup dengan meriah pada Minggu (24/8).

Acara penutupan digelar dengan dihadiri Gubernur Riau yang secara resmi menutup Pacu Jalur 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.