Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendikbud: 10 Tahun Pembangunan Pendidikan Berada di Koridor Tepat

📅 Kamis, 19 Sep 2024, 14:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendikbud: 10 Tahun Pembangunan Pendidikan Berada di Koridor Tepat Doc: ANTARA/Badan Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Kem
Ket. Sesjen Kemendikbudristek memaparkan capaian kebijakan Merdeka Belajar terhadap wilayah 3T di Jakarta, Rabu (18/9)

JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menegaskan 10 tahun pembangunan pendidikan di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo sudah berada di koridor yang tepat.

"Kami semakin yakin bahwa kita telah berada di koridor yang benar, Kemendikbudristek ingin terus meningkatkan kualitas pembelajaran, yang akhirnya memberikan dampak positif untuk meningkatkan kompetensi anak-anak Indonesia melalui berbagai program Merdeka Belajar," ujar Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbudristek, Suharti, dalam rilis di Jakarta, Rabu (18/9).

Capaian pemerataan akses terhadap layanan pendidikan serta peningkatan kualitas pendidikan terus dilakukan dengan berbagai terobosan Merdeka Belajar guna mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul.

Ia mengatakan dampak positif dari Merdeka Belajar saat ini mulai terlihat dengan penerapan Kurikulum Merdeka. Sekolah-sekolah yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka dalam tiga tahun terakhir terbukti jauh lebih baik hasil capaian literasi dan numerasinya dibandingkan dengan sekolah yang baru satu atau dua tahun serta sekolah yang belum menerapkan Kurikulum Merdeka.

Selain berfokus pada peningkatan kualitas, Kemendikbudristek juga berfokus pada pemerataan akses. Salah upaya yang telah dilakukan dengan menyalurkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi.

"Tentunya hal ini bertujuan untuk menahan anak-anak Indonesia putus sekolah dan menurunkan disparitas antara kelompok termiskin dengan kelompok terkaya," kata dia.

Sebagai bentuk upaya percepatan pemerataan pendidikan, pihaknya juga telah menyesuaikan satuan biaya Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).

Ia menyebutkan satuan biaya BOSP antara daerah perkotaan dengan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) saat ini sudah berbeda dengan di Jakarta atau di Surabaya.

Ia menyebutkan selama 10 tahun terakhir, data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia mengalami tren peningkatan dari 68,90 pada 2014 menjadi 73,55. Adapun angka Harapan Lama Sekolah anak usia 7 tahun ke atas meningkat dari 12,55 pada 2015 menjadi 13,15 pada 2023. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.