Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB Kecam Penyiksaan di Myanmar

📅 Rabu, 18 Sep 2024, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB Kecam Penyiksaan di Myanmar Doc: AFP
Ket. Laporan PBB l Anggota kelompok etnik bersenjata sedang menjaga posko pemeriksaan di Kota Kyaukme, Negara Bagian Shan utara, beberapa waktu lalu. Pada Selasa (17/9), PBB melaporkan adanya penyiksaan dan situasi HAM yang memburuk secara keseluruhan di Myanmar karena meningkatnya permusuhan dan tidak adanya supremasi hukum.

JENEWA - PBB pada Selasa (17/9) mengecam terjadinya penyiksaan yang mengerikan dan situasi hak asasi manusia yang memburuk secara keseluruhan di Myanmar, di tengah meningkatnya permusuhan dan tidak adanya supremasi hukum.

"Myanmar sedang berada di jurang hak asasi manusia yang paling dalam," kata James Rodehaver, kepala tim kantor hak asasi manusia PBB untuk Myanmar.

Berbicara kepada para wartawan di Jenewa, Swiss, ia mengatakan bahwa laporan terbaru dari kantor tersebut mengenai situasi di negara yang dilanda perang tersebut telah menemukan adanya kemunduran besar-besaran dalam hal HAM yang dipicu oleh tidak adanya supremasi hukum.

"Militer Myanmar telah menciptakan krisis dengan menginstrumentalisasi sistem hukum, mengkriminalisasi hampir semua bentuk perbedaan pendapat yang menentang upayanya untuk memerintah negara," kata dia.

Sejak kudeta, setidaknya 5.350 warga sipil telah terbunuh dan lebih dari 3,3 juta orang mengungsi, sementara hampir 27.000 orang telah ditangkap, kata laporan pada Selasa.AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.