Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Terus Tingkatkan Perlindungan Indikasi Geografis

📅 Selasa, 17 Sep 2024, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Terus Tingkatkan Perlindungan Indikasi Geografis Doc: ANTARA/Xinhua/Wang Chao
Ket. Seorang petani menunjukkan daun teh segar di kebun teh di Desa Erlong, Kabupaten Yuqing, Provinsi Guizhou, Tiongkok, pada 5 April 2024.

Beijing - Dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok terus secara aktif meningkatkan perlindungan indikasi geografis (geographical indication/GI), dengan 2.523 produk GI telah disetujui dan 7.385 merek dagang GI terdaftar per akhir Agustus, demikian disampaikan Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional Tiongkok (Tiongkok National Intellectual Property Administration/CNIPA) pada Sabtu (14/9).

Tanda GI digunakan untuk menunjukkan daerah asal suatu produk dan mengidentifikasi kualitas atau reputasinya karena faktor geografis tersebut. Ini merupakan jenis hak kekayaan intelektual yang penting sekaligus jaminan kualitas.

Nilai output tahunan langsung dari GI Tiongkok meningkat secara konsisten sejak 2020 lalu. Pada 2023, nilai output langsung GI di Tiongkok melampaui 961 miliar yuan (1 yuan = Rp2.164) atau sekitar 133,7 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp15.421), kata CNIPA dalam Konferensi Tahunan Kekayaan Intelektual Tiongkok ke-13 di Beijing.

Hu Wenhui, selaku wakil komisaris CNIPA, mengatakan bahwa kualitas dan kuantitas produk serta merek dagang GI Tiongkok berada di antara yang terbaik di dunia. Dia juga menyoroti tentang kerja sama internasional, saat menyampaikan bahwa Tiongkok berharap dapat bekerja sama dengan masyarakat global untuk membawa manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang berkualitas tinggi.

Dalam konferensi tersebut, para pakar, akademisi, dan perwakilan bisnis dari dalam dan luar Tiongkok berbagi pengalaman mereka, serta menjajaki model-model baru untuk kerja sama GI global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Jakarta International Photo...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.