Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ada Cinta di Puncak Prestasi Dua Atlet Taekwondo Ini

📅 Selasa, 17 Sep 2024, 00:56 WIB | Oleh: Tim Penulis

Dalam PON XXI, beberapa atlet berhasil mempertahankan gelar mereka, termasuk Adam Yazid Ferdiansyah yang meraih medali emas untuk ketiga kalinya secara berturut-turut di kategori kyorugi putra kelas -68 kilogram.

Jawa Barat menjaga kualitas atlet sembari terus memunculkan bibit-bibit baru untuk regenerasi di masa depan. Meskipun ada bibit-bibit baru, belum ada yang berhasil meraih medali emas.

Jawa Barat keluar sebagai juara pertama dengan total 12 medali yang terdiri dari delapan emas, empat perak, dan empat perunggu.

Posisi kedua ditempati oleh Jawa Tengah (Jateng) dengan perolehan empat emas, tiga perak, dan lima perunggu. Sementara itu, DKI Jakarta berada di posisi ketiga dengan total sepuluh medali, yaitu tiga emas, tiga perak, dan empat perunggu.

Kesuksesan Rachmania di ajang PON tentu tak lepas dari dukungan penuh orang tuanya, terutama ibu, Samanita (55), dan ayah, Handoyo (51). Kedua orang tua Rachmania adalah pelatih taekwondo, dan kehebatan Rachmania jelas merupakan hasil dari didikan mereka.

Samanita menceritakan bahwa sejak Rachmania duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar, ayahnya sudah melatihnya secara langsung. Sebagai orang tua, mereka sangat mendukung prestasi anak mereka dengan sepenuh hati.

Sebagai pelatih dan wasit nasional, Samanita juga memberikan dukungan penuh, terutama ketika Rachmania mulai mengikuti berbagai event sejak SMP. Dari SD, Samanita sudah mengarahkan Rachmania ke pelatnas dan terus mendukungnya hingga mencapai tingkat internasional.

Samanita mencatat bahwa sejak tahun 2012, Rachmania mulai muncul di kejuaraan nasional junior. Dukungan ibu berupa pemenuhan semua kebutuhan, dari peralatan hingga vitamin, sangat membantu perkembangan Rachmania.

Samanita merasa sangat bahagia karena cita-cita Rachmania untuk meraih medali emas di PON tercapai. Sebelumnya, di PON Papua, Rachmania meraih medali emas dalam kategori beregu poomsae.

Sebagai seorang pelatih dan wasit nasional, Samanita terus memberikan motivasi kepada Rachmania. Saat Rachmania merasa malas atau cemas sebelum pertandingan, Samanita selalu memberikan dorongan dan mengingatkan untuk berdoa.

Handoyo, ayah Rachmania berharap pemerintah memberikan dukungan dengan menyediakan pekerjaan, seperti ASN, untuk sang anak. Apalagi anaknya telah menyumbangkan dua kali medali perunggu di ajang SEA Games.

"Jadi ASN atau apa. Soalnya si anak ini untuk prestasi internasional sudah, tapi sampai sekarang kerja belum. Jadi, mohon dukungannya dari pemerintah gitu untuk ada prioritas," ucap Handoyo dengan penuh pengharapan.


Dengan mendapatkan pekerjaan tetap, maka sang anak dapat fokus mengembangkan bakatnya dan membagikan ilmunya sebagai pelatih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.