Ada Cinta di Puncak Prestasi Dua Atlet Taekwondo Ini
📅 Selasa, 17 Sep 2024, 00:56 WIB | Oleh: Tim PenulisPada PON 2024, Rachmania mampu naik podium peraih emas seusai memperoleh nilai tertinggi pada final kelas poomsae individu putri.
Wanita berhijab ini mampu mengalahkan daerah lainnya, dimana perwakilan Yogyakarta di posisi kedua, sedangkan peraih perunggu yakni perwakilan Sulawesi Tengah dan Kalimantan Timur.
Tak menampik, Rachmania juga rupanya mempunyai sosok yang menjadi panutan bagi dirinya sehingga bisa meraih dua kali medali emas pada ajang empat tahunan itu.
Sosok tersebut tak lain adalah pelatihnya sendiri yakni Defia Rosmaniar, yang juga merupakan atlet taekwondo. Sosok yang pernah meraih medali emas di Asian Games 2018.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adam, yang tetap berdiri di samping Rachmania, menyatakan sangat bahagia bisa melihat penampilan sang kekasih berhasil menyabet medali emas.
Apalagi, saat menyaksikan penampilan calon pendamping hidupnya, ia sempat deg-degan dari tempat duduk di tribun ruangan Martial Arts Arena.
Atlet yang "hattrick" medali emas PON dengan medali ketiga diraih di PON Aceh-Sumut 2024 itu sangat bangga karena pujaan hatinya bisa menyusul dirinya dalam menyumbang medali emas bagi Jawa Barat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adam dan Rachmania pun memiliki cita-cita yang tinggi untuk bisa terus mengharumkan nama daerah hingga Indonesia di level dunia.
Sumbasih Adam dan Rachmania tentu juga berperan sehingga mengantarkan kontingen Jawa Barat merajai cabang olahraga taekwondo di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, dengan mengunci delapan medali emas hingga hari terakhir pertandingan.
Pelatih Taekwondo Jabar Muhammad Rizaldi menyatakan kepuasan atas pencapaian ini, yang sesuai dengan target mereka. Dengan perolehan itu, Jawa Barat berhasil mempertahankan gelar sebagai juara umum taekwondo yang sebelumnya diraih pada PON XX/2021 Papua.
Namun, jumlah medali emas kali ini yang diraih Jawa Barat sedikit menurun dibandingkan PON Papua, yang berhasil mengantongi sembilan medali emas. Meskipun begitu, perolehan delapan medali emas di PON XXI sudah memenuhi target yang telah ditetapkan.
Pelatih muda berusia 27 tahun ini menjelaskan bahwa pencapaian tersebut diraih melalui perjuangan keras, termasuk intensitas latihan dan uji coba di luar negeri. Tim taekwondo berlatih intensif dan melakukan pemusatan latihan di Korea selama satu setengah bulan sebelum PON.
Kontingen Jawa Barat mempertahankan gelar juara umum berkat latihan yang konsisten dan dukungan fasilitas dari KONI. Dukungan tersebut sangat berpengaruh terhadap pembinaan dan pengembangan atlet.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!