Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Cinta di Puncak Prestasi Dua Atlet Taekwondo Ini

📅 Selasa, 17 Sep 2024, 00:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ada Cinta di Puncak Prestasi Dua Atlet Taekwondo Ini Doc: ANTARA/Harianto
Ket. Sepasang kekasih atlet taekwondo Jawa Barat (Jabar) peraih medali emas cabang olahraga taekwondo PON XXI Aceh-Sumatera Utara, Adam Yazid Ferdiansyah (kanan), dan Rachmania Gunawan Putri (kiri), di Deli Serdang, Minggu (15/9/2024).

Deli Serdang - Riuh perayaan kemenangan atas pertandingan taekwondo menjadi pemandangan menarik di sebuah ruangan Martial Art Arena. Gedung baru ini dipenuhi dengan riuhnya sorak-sorai para atlet yang telah meraih medali dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI.

Dari sekian banyak atlet yang merayakan kemenangan, dengan berswafoto sembari memperlihatkan medali yang didapatkan, perhatian terarah pada dua nama, Adam Yazid Ferdiansyah dan Rachmania Gunawan Putri.

Keduanya adalah pasangan kekasih dan atlet taekwondo yang berhasil mencetak prestasi gemilang di ajang PON tahun ini.

Adam Yazid Ferdiansyah, berasal dari Jawa Barat, berhasil meraih medali emas di kelas -68 kilogram kyorugi putra. Sementara itu, Rachmania Gunawan Putri, juga mengukir prestasi serupa dengan medali emas di kelas poomsae putri.

Kehadiran mereka di arena taekwondo bukan sekadar sebagai atlet, tetapi juga bakal menjadi inspirasi bagi banyak orang. Mereka membangun motivasi yang tinggi dalam perjuangan mereka menuju kemenangan.

Adam adalah seorang prajurit TNI berpangkat Sertu yang membawa disiplin dan semangat tinggi dalam setiap latihan. Usahanya membuahkan hasil dengan meraih medali emas, mempertahankan gelar setelah PON Jabar 2016 dan PON Papua 2021.

Rachmania, dengan ketekunan yang luar biasa, menyeimbangkan latihan yang intens dengan dukungan lembut dari Adam. Kombinasi ini menciptakan sinergi yang kuat baik di dalam maupun di luar arena taekwondo.

Pasangan ini tidak hanya berbagi kebanggaan atas prestasi mereka, tetapi juga saling mendukung satu sama lain dalam setiap langkah. Mereka menunjukkan bahwa kerja keras dan cinta dapat bersatu untuk mencapai tujuan besar.

Perayaan kemenangan mereka menjadi bukti nyata betapa pentingnya dukungan dan dedikasi dalam mencapai sukses. Adam dan Rachmania telah membuktikan bahwa cinta dan komitmen bisa menyatu dalam perjuangan olahraga.

Saling motivasi

Sembari tersipu malu, Rachmania menyatakan telah mengenal Adam sejak duduk di bangku SMA, atau di masa putih abu-abu. Sesekali, ia tertawa saat menceritakan awal perkenalannya dengan sang kekasih Adam.

Meski begitu, ia tak mengulik lebih dalam mengenai hubungannya dengan sang kekasih. Hanya saja, dia menyebutkan bahwa Adam adalah sosok yang galak tetapi suka memotivasi dirinya agar bisa mengukir prestasi yang lebih baik.

Meski merupakan pasangan kekasih, Rachmania dan Adam jarang melakukan latihan bersama. Hal itu karena perbedaan kategori apalagi mereka berdua berasal dari dua kota berbeda.

Rachmania merupakan warga di Bandung, sedangkan Adam di Kota Depok. Meski berbeda daerah tempat tinggal, keduanya justru semakin semangat untuk saling menyemangati dan memotivasi satu sama lain.

"Saling suport satu sama lain. Salingsemangatinsatu sama lain karena kita juga kan beda kota. Dia baik, tapi galak. Tapi motivasinya ada," ucap Rachmania yang didampingi Adam di sore itu.

Berkat motivasi-motivasi yang diterima termasuk dari kedua orang tua tercinta, wanita kelahiran Bandung, 18 Desember 1999 itu, telah dua kali menyumbang medali emas pada PON.

Emas pertama diperoleh Rachmania dari PON XX Papua 2021 dari kategori poomsae beregu. Sedangkan emas kedua dari PON XXI Aceh-Sumatera Utara tahun ini didapatkan di kategori poomsae individu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

38 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.