Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Kecam Pelayaran Kapal AL Jerman di Selat Taiwan

📅 Minggu, 15 Sep 2024, 14:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Kecam Pelayaran Kapal AL Jerman di Selat Taiwan Doc: CNA/REUTERS/Josh Smith
Ket. Para pelaut menyaksikan kapal pasokan bahan bakar angkatan laut Jerman, Frankfurt am Main, memasuki pelabuhan di Incheon, sebagai bagian dari pelayaran dua kapal melalui Indo-Pasifik, Korea Selatan, 6 September 2024.

BEIJING - Militer Tiongkok pada Sabtu (14/9) mengecam transit dua kapal angkatan laut (AL) Jerman melalui Selat Taiwan.Pasukan Tiongkok memantau dan memperingatkan kapal-kapal tersebut.

Tiongkok, yang mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya, mengatakan bahwa hanya Taiwan yang memiliki kedaulatan dan yurisdiksi atas selat tersebut.

Baik Amerika Serikat maupun Taiwan mengatakan selat itu - rute perdagangan utama yang dilalui sekitar setengah dari kapal kontainer global - merupakan jalur air internasional.

Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat mengatakan, lintasnya dua kapal AL Jerman - kapal fregat dan kapal pasokan - adalah "promosi publik". Angkatan laut dan udara Tiongkok memantau dan memperingatkan mereka sepanjang waktu.

"Perilaku pihak Jerman meningkatkan risiko keamanan dan mengirimkan sinyal yang salah. Pasukan di medan perang selalu dalam keadaan siaga tinggi dan akan dengan tegas melawan semua ancaman dan provokasi," katanya dalam sebuah pernyataan.

Kedutaan Besar Tiongkok di Jerman mengatakan dalam pernyataan terpisah, pihaknya telah mengajukan "pernyataan" ke Berlin, dengan mengatakan bahwa Taiwan adalah milik Tiongkok, sebuah posisi yang ditolak keras oleh Taipei.

"Persoalan Taiwan bukanlah masalah 'kebebasan navigasi', tetapi masalah kedaulatan dan integritas teritorial Tiongkok," katanya.

Selat Taiwan adalah perairanTiongkok "dan tidak ada yang disebut 'perairan internasional' sama sekali", kata kedutaan menambahkan.

Tiongkok mendesak Jerman untuk menghindari "campur tangan" apa pun yang akan membahayakan perkembangan hubungan bilateral yang sehat dan stabil, tambahnya.

Pemerintah Taiwan mengatakan hanya rakyat pulau itu yang dapat memutuskan masa depan mereka.

Kapal perang AS berlayar melalui selat tersebut sekitar dua bulan sekali, yang memicu kemarahan Beijing, dan beberapa sekutu AS seperti Kanada dan Inggris juga melakukan transit sesekali.

Tiongkok, yang belum pernah membiarkan penggunaan kekuatan untuk membawa Taiwan di bawah kendalinya, selama lima tahun terakhir telah meningkatkan aktivitas militer di sekitar pulau itu, termasuk menggelar latihan perang.

Namun, Kementerian Pertahanan Taiwan bulan lalu mengatakan pihaknya yakin Tiongkok tidak memiliki kemampuan untuk "sepenuhnya" menginvasi Taiwan karena tidak memiliki peralatan yang dibutuhkan, sebuah pernyataan yang pada hari Sabtu menuai teguran dari Kementerian Pertahanan Tiongkok.

"Klaim otoritas Partai Progresif Demokratik tidak masuk akal dan menggelikan," kata juru bicara Wu Qian di Beijing, merujuk pada partai yang berkuasa di Taiwan. "Penyatuan kembali tanah air secara menyeluruh merupakan keniscayaan historis."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.