Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tanah Longsor di Bangladesh Akibatkan 7 Tewas

📅 Sabtu, 14 Sep 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tanah Longsor di Bangladesh Akibatkan 7 Tewas Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Sedikitnya tujuh orang, termasuk tiga pengungsi Rohingya, tewas dan beberapa lainnya terluka akibat hujan deras yang menyebabkan banjir parah dan tanah longsor di distrik Cox’s Bazar, Bangladesh tenggara, demikian kata pejabat setempat pada Jumat (13/9/2024).

Dhaka - Sedikitnya tujuh orang, termasuk tiga pengungsi Rohingya, tewas dan beberapa lainnya terluka akibat hujan deras yang menyebabkan banjir parah dan tanah longsor di distrik Cox's Bazar, Bangladesh tenggara, demikian kata pejabat setempat pada Jumat.

Wakil Komisaris Mohammad Salahuddin mengonfirmasikan bahwa enam orang tewas dalam dua kejadian longsor yang berbeda di Cox's Bazar Sadar dan kamp Rohingya, sementara seorang anak meninggal dan ayahnya terluka di kota Teknaf saat hujan deras berlanjut dengan munculnya banyak kerusakan.

Sejak Kamis siang, wilayah tersebut mengalami hujan tanpa henti, menyebabkan genangan air yang meluas dan mengancam ribuan penduduk.

"Hujan kemungkinan akan terus berlanjut selama dua hari lagi," kata Salahuddin kepada Anadolu, seraya menambahkan bahwa upaya evakuasi dari area perbukitan yang berisiko tinggi sedang berlangsung.

Kantor meteorologi Cox's Bazar mencatat curah hujan sebesar 401 milimeter dalam 24 jam terakhir, menjadikannya curah hujan tertinggi dalam satu hari pada musim ini.

Jalan utama kota, termasuk jalur penting sepanjang lima kilometer, terendam air, menyebabkan 90 persen wilayah tersebut terendam banjir.

Media lokal melaporkan bahwa setidaknya 35 jalan kecil dan rute utama terendam, memaksa lalu lintas berhenti total.

Ribuan rumah terendam, dan lebih dari 500 hotel serta motel terisolasi, membuat para wisatawan terjebak di sejumlah tujuan wisata utama Bangladesh.

Banjir ini memperparah kehancuran akibat banjir bandang yang terjadi sejak 21 Agustus lalu, yang menewaskan sedikitnya 71 orang dan berdapat terhadap lebih dari 5,7 juta penduduk di 11 distrik.

Pemerintah, bersama PBB, telah mendirikan tempat-tempat penampungan darurat, sementara banyak orang masih berjuang dengan rumah-rumah mereka yang mengalami kerusakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

53 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.