Pemkot Jakpus tanam bawang merah di 69 titik untuk ketahanan pangan
📅 Kamis, 12 Sep 2024, 16:00 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Ho-Pemerintah Kota Jakarta Pusat
Jakarta -- Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus) menanam bawang merah serentak di 69 titik daerah itu untuk mewujudkan ketahanan pangan warga setempat.
"Hari ini kita melakukan gerak tanam bersama, serentak di 69 titik, kebetulan tadi menanam bawang merah, mudah-mudahan saja cocok dengan iklim, kondisi tanah, sehingga bisa menjadi ketahanan pangan warga Jakarta Pusat," kata Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma di Jakarta, Kamis.
Dhany menyebut, selain menanam bibit cabai, bawang merah juga bisa menjadi pilihan yang layak dicoba dalam rangka kontribusi Jakarta Pusat untuk menekan angka inflasi sekaligus mempersiapkan pangan menjelang Natal dan tahun baru.
Penanaman serentak ini melibatkan pengurus di tiap kelurahan, RT, RW dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) sekaligus kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di tingkat kelurahan maupun kelompok dasawisma.
"Semoga apa yang kita tanam hari ini kita akan petik di tiga bulan kemudian. Harapannya mari kita manfaatkan lahan pekarangan meskipun terbatas tapi bisa kita optimalkan untuk hal-hal produktif dengan menanam cabai, kangkung, bawang, jeruk limo, jeruk nipis, terong. Agar bisa kita manfaatkan untuk konsumsi keluarga," jelas Dhany.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat Penty Yunesi Pudyastuti mengatakan, pihaknya bersama tim PKK total menanam lebih dari 10 kilogram siung bawang merah di 69 titik.
"Kita menanam lebih dari 10 kilogram siung bawang merah. Wadahnya menggunakan galon. Jadi, kita mendaur ulang agar bisa memakai wadah yang bisa digunakan kembali. Tadi, di atap ada 20 galon dan setiap galon ada tiga siung bawang merah, bawangnya langsung dari Brebes," jelas Penty.
Ketua Kelompok Kerja (Pokja) III Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga TP-PKK Provinsi DKI Jakarta Khomariah Maruloh mengapresiasi kegiatan tanam serentak ini demi mengantisipasi tingginya harga cabai dan bawang merah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini kegiatan bagus dalam rangka menekan tingkat inflasi di Jakarta terutama harga cabai dan bawang di saat tertentu sangat cepat melonjak tinggi serta dalam rangka menyambut Natal dan tahun baru biasanya harga bawang mulai meningkat," kata Khomariah.
Menurut Khomariah, pemanfaatan lahan ini bagus dicontoh untuk masyarakat lainnya dalam menanam cabai, bawang merah, sayur, ataupun tanaman subur lainnya.
"InsyaAllah warga Jakarta Pusat bisa menggunakan bawang hasil panen sendiri di rumahnya," ujar Khomariah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!